JENIS AKSENTUASI PADA MUSIK TARI KONTEMPORER: STUDI KASUS KARYA DONGAK
Abstract
Penelitian berjudul Jenis Aksentuasi Pada Musik Tari Kontemporer: Studi Kasus Karya Dongak dengan
tujuan menganalisis jenis-jenis aksentuasi yang terdapat pada musik tari kontemporer. Penelitian ini
hadir karena melihat fenomena pergeseran ideologi pengkaryaan tari yang condong mengarah pada tari
kontemporer. Musik sebagai pendukung paling dominan dalam karya tari pasti harus melakukan penyesuaian
baik itu formulasi, bentuk ataupun gaya agar sesuai dengan karya tari kontemporer. Penelitian ini
menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian case study (studi kasus). Dalam penelitian
ini difokuskan pada studi kasus salah satu karya tari kontemporer berjudul Dongak. Karya dongak adalah
karya tari yang berisi tentang pengolahan esensi gerak Grandong (kesenian reak) pada saat keadaan
sadar maupun di bawah alam sadar yang dibuat dengan pendekatan tari kontemporer dengan tipe karya
murni. Penelitian ini menghasilkan data bahwa dalam karya dongak terdapat 69 jumlah keseluruhan
aksentuasi yang dapat dibedakan menjadi 2 jenis aksentuasi. Adapun 2 jenis aksentuasi adalah jenis
aksentuasi berdasarkan bentuk dan jenis aksentuasi berdasarkan fungsi. Penelitian ini memiliki urgensi
yang cukup penting dan mendesak karena minimnya pembahasan dan penelitian ilmiah terkait musik
tari khususnya musik tari kontemporer. Tulisan ini diharapkan mampu mengisi celah kekosongan terkait
penelitian musik tari kontemporer dan juga bisa dijadikan acuan untuk pengkaryaan musik tari kontemporer.





