PERAN MAINAN TRADISIONAL DAN MUSEUM DALAM PENDIDIKAN DI KURIKULUM MERDEKA BELAJAR DAN PROYEK PENGUATAN PROFIL PELAJAR PANCASILA
Abstract
Kurikulum Merdeka adalah kurikulum yang sedang berlaku di Indonesia saat ini. Di dalamnya dikenal
konsep Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5). Selama berjalannya kurikulum ini, banyak cara
untuk mendukung proses dan konsepnya. Salah satunya adalah dengan menciptakan produk media pembelajaran.
Penelitian ini merupakan usaha yang berlanjut dari penciptaan produk media belajara berbasis
mainan tradisional. Dalam perjalannya ditemukan bahwa mainan tradisional belum memiliki museum.
Sedangkan selama ini diketahui bahwa museum merupakan media belajar yang selalu digunakan dalam
pembelajaran. Maka dari itu, tujuan dari penelitian ini adalah mengidentifikasi peran museum permainan
tradisional untuk media pembelajaran Nilai Pancasila dalam usaha mewujudkan konsep P5. Metode
dari penelitian ini adalah dengan observasi kepada pengunjung museum mainan tradisional nusantara
baik dari sudut pandang siswa sekolah, warga, maupun warga sekitar/orang tua. Dari hasil yang didapat
memperlihatkan bahwa museum mainan tradisional merupakan hal baru bagi masyarakat yang fungsinya
sangat positif terutama untuk pembelajaran siswa. Ada unsur hiburan dan edukasi dari museum permainan
tradisional yang membuat museum mainan tradisional memiliki potensi wisata menyertainya.





