PERAN MODAL SOSIAL DAN BUDAYA DALAM MEMINIMALKAN KEKERASAN SIMBOLIK DI SEKOLAH MENENGAH PERTAMA KABUPATEN BANDUNG

Authors

  • Dadi Suhanda
  • Tukuh Takdir Sembada
  • Manda Firtza Rahman

Abstract

Kekerasan simbolik masih menjadi tantangan dalam dunia pendidikan khususnya di Sekolah
Menengah Pertama. Kekerasan ini beroperasi di bawah ambang kesadaran (nirsadar) dan bersifat
laten, menjadikannya tidak kasat mata dan jarang muncul sebagai wacana publik, serta sebagai
fakta yang diperbincangkan secara terbuka. Salah satu aspek yang paling mengkhawatirkan dari
kekerasan simbolik adalah kecenderungannya untuk dinormalisasi. Kekerasan simbolik seringkali
diterima oleh pihak yang menjadi sasaran sebagai bentuk hal yang wajar. Tujuan utama penelitian
ini adalah untuk menganalisis peran modal sosial dan budaya sebagai upaya meminimalisir
kekerasan simbolik pada Sekolah Menengah Pertama di Kabupaten Bandung dan mengidentifikasi
praktik-praktik transformatif yang mengubah modal sosial dan budaya dari alat dominasi menjadi
sumber kesetaraan. Dengan pendekatan kualitatif serta desain etnografi, data dikumpulkan melalui
observasi partisipan, FGD (Focus Group Discussion) dan wawancara mendalam di sekolah-sekolah
untuk mengungkap praktik kekerasan simbolik dalam konteks sosial-budaya spesifik pada Sekolah
Menengah Pertama (SMP) di Kabupaten Bandung. Hasil penelitian mengungkap tiga manifestasi
utama, yaitu: ejekan berbasis penampilan dan pemberian label negatif antarsiswa, perbedaan
perlakuan guru berdasarkan latar belakang sosio-ekonomi siswa, dan bias kelas dominan dalam
kurikulum tersembunyi (hidden curriculum). Temuan kunci menunjukkan pemanfaatan transformatif
kedua modal ini mampu menciptakan lingkungan sekolah yang egaliter. Implikasi kebijakan
menekankan perlunya: kurikulum berbasis komunitas yang mengakomodasi keragaman siswa,
pelatihan kesadaran bagi guru, dan institusionalisasi program antibullying berbasis modal sosial dan
budaya.
Kata kunci: Kekerasan Simbolik, Modal Sosial, Modal Budaya.

Downloads

Published

2025-12-01