PENCIPTAAN READY TO WEAR INSPIRASI BUSANA ADAT KERATON KESEPUHAN CIREBON
Abstract
Keraton Kesepuhan Cirebon merupakan warisan cagar budaya agung dari leluhur Nusantara yang
harus diupayakan selalu kelestariannya agar tidak punah ditelan perkembangan zaman. Keraton
tersebut telah menjalin kerjasama dengan perusahaan Curaweda untuk memajukan industri
pariwisata guna mendukung peningkatan nilai ekonomi dan kesejahteraan masyarakat di wilayah
kerajaan ini. Mereka membutuhkan busana ready to wear yang memiliki ciri khas Keraton
Kesepuhan Cirebon sebagai komoditi produk bisnis. Berbagai hal tersebut menjadi urgensi studi
yang dapat meningkatkan kemajuan seni budaya dan pariwisata di Indonesia. Penelitian ini
bertujuan mewujudkan karya busana ready to wear sebagai komoditi produk bisnis guna mendukung
kebutuhan dan peningkatan industri pariwisata di Keraton Kesepuhan Cirebon. Penciptaan ini
menggunakan metode kreasi artistik dari Dharsono yang terdiri dari eksperimen, perenungan, dan
pembentukan melalui pendekatan konsep konservasi reinterpretasi. Luaran dari penelitian ini yaitu
koleksi busana berjudul Ratnasari Caruban Nagari yang terdiri dari empat baju ready to wear. Koleksi
busana ini telah digunakan oleh mitra pada acara grand launching Meseum Lotus Great Asia Afrika
saat sesi fashion show tanggal 7 September 2025. Hasil penelitian diharapkan dapat menjadi upaya
pelestarian kearifan lokal Nusantara khususnya bidang busana.
Kata kunci : Keraton Kesepuhan Cirebon, Ready To Wear, Busana Adat





