DIGITALISASI DESAIN MOTIF BATIK IKONIK INSPIRASI ELEMEN FLORA DAN FAUNA KOTA BANDUNG
Abstract
Batik merupakan bagian dari warisan budaya tak-benda yang sangat berharga bagi Indonesia,
namun dalam konteks perkembangan zaman terutama di era globalisasi, batik menghadapi berbagai
tantangan dalam adaptasi dan inovasi. Penelitian bertujuan untuk mengembangkan visualisasi motif
batik kontemporer dalam format digital dengan inspirasi yang diperoleh dari kekayaan flora dan
fauna ikonik Kota Bandung, yaitu bunga Patrakomala (Caesalpinia pulcherrima) dan burung Kutilang
(Pycnonotus aurigaster). Metode yang digunakan adalah practice-led research (penelitian berbasis
praktik) yang digagas oleh Husen Hendriyana, dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Proses
penciptaan melalui empat tahapan utama: (1) Inisiasi Ide dan Studi Pustaka sebagai dasar
konseptual, (2) Eksplorasi dan eksperimen Visual untuk mengembangkan motif, (3) Perancangan
dan produksi Artefak Digital sebagai bentuk output kreatif, serta (4) Refleksi dan analisis kritis
terhadap hasil karya yang dihasilkan untuk mengevaluasi kekuatan konsep, estetika, dan konteks
budaya yang terkandung dalam motif digital tersebut. Hasil dari penelitian ini adalah serangkaian
artefak desain digital motif batik yang merepresentasikan identitas visual Kota Bandung secara
modern dan inovatif. Proses ini membuktikan bahwa metodologi practice-led research merupakan
kerangka kerja yang efektif dalam menjembatani antara praktik kreatif dan pembentukan
pengetahuan baru. Desain yang dihasilkan berhasil mengadopsi prinsip nilai estetika visual, serta
memiliki relevansi yang mendalam terhadap dinamika kontemporer dalam perkembangan zaman
saat ini, sehingga memberikan kontribusi penting bagi akademisi, pelestarian budaya melalui desain
dan inovasi batik dalam era digital.
Kata kunci: Batik Digital, Flora Fauna Bandung, Practice-led Research, Desain Motif, Visualisasi Budaya





