TRANSFORMASI MOTIF TENUN GARUT DALAM TREN NEO NOSTALGIC INDONESIA TREND FORECASTING 2025–2026
Abstract
Tenun Garut merupakan salah satu warisan budaya Jawa Barat yang memiliki kekhasan pada motif
floral dan geometris. Namun, keberadaannya kini menghadapi tantangan karena rawan punah
apabila tidak dilestarikan, serta minim pengembangan karena masih sedikit penelitian dan
pembahasan yang dilakukan. Di tengah arus globalisasi dan perkembangan tren mode yang cepat,
tenun Garut perlu bertransformasi agar tetap relevan. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi
transformasi motif tenun Garut dengan mengacu pada Neo Nostalgic dalam Indonesia Trend
Forecasting 2025–2026. Metode penelitian dilakukan melalui studi literatur mengenai karakteristik
tenun Garut, analisis tren mode 2025–2026, serta eksperimen desain motif dan warna. Hasil
penelitian menunjukkan bahwa motif tradisional Garut, seperti puspa dan pola geometris, dapat
diinterpretasikan ulang menjadi motif retro modern yang selaras dengan semangat Neo Nostalgic.
Selain itu, warna-warna khas Garut seperti merah terang dan emas dapat dipadukan dengan palet
tren global seperti merah bata, indigo, dan terakota. Transformasi ini tidak hanya memperkuat
identitas lokal, tetapi juga membuka peluang daya saing tenun Garut di pasar global. Dengan
demikian, adaptasi terhadap tren mode internasional menjadi strategi penting dalam menjaga
kelestarian budaya sekaligus mendorong inovasi desain tekstil tradisional.
Kata kunci : tenun Garut, transformasi motif, Neo Nostalgic, trend forecasting, inovasi desain





