HUBUNGAN RUTINITAS SERONGGA DAN PENDIDIKAN KARAKTER PADA SISWA SEKOLAH DASAR DI TAMBAKSARI KABUPATEN CIAMIS
Abstract
Penelitian ini fokus pada pertunjukan Serongga (Senam Ronggeng Amen) dalam konteks dimensi
hiburan yang memadukkan unsur senam dan seni ronggeng khas Kabupaten Ciamis. Penelitian
dilaksanakan menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenalogis yang bertujuan
untuk menggambarkan serta menganalisis nilai pendidikan karakter dari rutinitas Serongga di
Tambaksari termasuk segala hal yang melatarbelakanginya dengan melakukan pendalaman melalui
observasi langsung, wawancara, dan kajian sumber. Analisis data secara khusus mendalami
fenomena wujud kemasan Serongga yang menjadi bagian penting terhadap upaya pelestarian seni
tradisi sekaligus upaya pengembangan. Selain dimensi kontekstual Serongga, penelitian ini juga
mendalami dimensi tekstual khususnya pada unsur utama yaitu Karawitan dan Tari, yang memiliki
korelasi terhadap eksistensi Senam Ronggeng Amen. Serongga selain dapat disajikan sebagai
salah satu bentuk sajian pertunjukan, siswa-siswa SD di Tambaksari telah menjadikan Serongga
sebagai bagian rutinitas pagi sebelum pembelajaran dimulai. Keadaan ini membawa Serongga tidak
hanya sebagai seni hiburan dan tontonan, akan tetapi Serongga bertransformasi menjadi bentuk
sajian baru yang mencerminkan kedisiplinan, kepekaan dan kebersamaan. Dari penjelasan tersebut
penelitian ini merumuskan eksistensi Serongga di tengah masyarakat Ciamis sebagai identitas
kelokalan, serta hubungannya dengan dunia Pendidikan tingkat dasar.
Kata Kunci: rutinitas Serongga, pendidikaan karakter, Siswa SD Tambaksari





