MENJAGA TRADISI, MENGGERAKKAN MASYARAKAT: DARI SUDUT PANDANG VISUAL MELALUI DISKUSI RUANG BUDAYA UNTUK KEBERLANJUTAN KAMPUNG ADAT JALAWASTU
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji Menjaga Tradisi, menggerakan Masyarakat dari sudut
pandang visual melalui diskusi Ruang Budaya untuk keberlanjutan Kampung Adat Jalawastu di
Kampung Adat Jalawastu, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah. Dengan menggunakan pendekatan
kualitatif deskriptif melalui wawancara, observasi partisipatif, dan studi literatur, Visual penelitian ini
menemukan bahwa masyarakat Jalawastu membangun ruang budaya yang mencerminkan identitas
kolektif sekaligus berfungsi sebagai arena sosial untuk menjaga tradisi, solidaritas, dan
keberlanjutan lingkungan Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberdayaan masyarakat melalui
gotong royong, ritual adat, serta pengelolaan hutan larangan telah menjadi pilar utama keberlanjutan
Jalawastu. Walaupun diluar perbatasan Kampung Dukuh Jalawastu, yaitu kampung Dukuh Gorogol
dan Kampung Dukuh Salagading sudah boleh membangun rumah menggunakan media Tanah,
tetapi dua kampung itu masih menghormati aturan di Kampung Dukuh Jalawastu. Temuan ini
mengindikasikan pentingnya sinergi antara kearifan lokal, kebijakan pemerintah, dan partisipasi
generasi muda dalam menjaga keberlanjutan kampung adat di tengah arus modernisasi
Kata Kunci: ruang budaya, pemberdayaan masyarakat, kampung adat, Jalawastu, keberlanjutan





