HIBRIDISASI TEKNIK LUKIS TIONGKOK PADA MOTIF KERAMIK KIARACONDONG
Abstract
Industri keramik Kiaracondong, yang telah berkembang sejak masa kolonial, secara historis dikenal
dengan motif dan gaya yang khas. Namun, seiring berjalannya waktu, terjadi akulturasi yang
signifikan, terutama dalam penggunaan teknik lukis keramik dari Tiongkok. Penelitian ini bertujuan
untuk menganalisis bagaimana teknik lukis Tiongkok diadaptasi dan diintegrasikan ke dalam proses
produksi keramik Kiaracondong, serta mengidentifikasi motif-motif Tiongkok yang diadopsi dan
dimodifikasi. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus.
Data dikumpulkan melalui observasi lapangan, wawancara mendalam dengan perajin dan pengamat
seni, serta analisis visual terhadap produk keramik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hibridisasi
ini bukan sekedar peniruan, melainkan sebuah proses kreatif dimana perajin menggabungkan
sapuan kuas dan komposisi ala Tiongkok dengan tema-tema lokal atau modern. Perpaduan ini tidak
hanya menciptakan estetika baru yang unik, tetapi juga memperkuat keramik identitas Kiaracondong
dengan artistik yang berbeda. Hibridisasi ini membuktikan bahwa seni keramik merupakan medium
yang dinamis dan adaptif, mampu menyerap pengaruh budaya asing untuk menciptakan inovasi
tanpa kehilangan jejak lokalnya. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih
dalam mengenai proses akulturasi seni dan nilai ekonomi yang terkandung di dalamnya.
Kata kunci : Hibridasi Budaya, Keramik Kiaracondong, Lukis Tiongkok, Motif, Seni Keramik.





