KIPRAH TEATER SUNDA KIWARI (TSK) DALAM MELESTARIKAN BAHASA SUNDA

Authors

  • Tatang Abdulah
  • Agus Setiawan
  • Alma Avisha Wahyuni

Abstract

Sejak kelahirannya, teater tidak bisa lepas dari fenomena kehidupan masyarakat. Teater menjadi jalan
alternatif bagi kebutuhan masyarakat dalam menyuarakan pendapat. Masyarakat Sunda, khususnya di
Bandung hingga kini eksis mengisi dinamika kehidupan teater modern Indonesia. Beragam bentuk,
gaya pertunjukan teater dapat dijumpai dalam kehidupan masyarakat Sunda, khususnya di kota
Bandung. Teater Sunda Kiwari (TSK) adalah satu dari sekian kelompok teater modern di Bandung.
Manisfestasi berdirinya kelompok teater ini yaitu rasa prihatin pudarnya bahasa sunda dalam kehidupan
masyarakat Sunda. Oleh karena itu sejak berdiri pada 1975 hingga kini, TSK masih produktif dan
konsisten melahirkan karya teaternya berbasis bahasa sunda. Di tengah pentas-pentas teaternya, TSK
menyadari dalam memasyarakatkan bahasa Sunda secara lebih konkrit dan luas jangkauannya masih
dibutuhkan cara lain, yaitu menyelenggarakan Festival Drama Bahasa Sunda (FDBS) untuk tingkat
umum dan tingkat pelajar. Mengetahui filosofis TSK memelihara dan melestarikan bahasa Sunda
melalui pentas teater adalah tujuan penelitian ini. Uraian lebih lanjut dan luas secara praksis mengenai
FDBS, di luar pembahasan ini. Melalui metode sejarah dengan pendekatan konsep dramaturgi dan
konsep pelestarian budaya (revitalisasi budaya) dihasilkan suatu gambaran bahwa TSK sekalipun
berbasis bahasa Sunda dapat digolongkan sebagai teater modern terkait dengan penggunaan naskah
drama dan panggung pertunjukan. Dalam konteks konsep pelestarian budaya, khususnya pada langkah
pertama, yaitu pemahaman untuk menimbulkan kesadaran sangat jelas ditunjukan TSK sejak awal
pendiriannya. Secara eksplisit dikatakan oleh salah seorang pendirinya, boleh mendirikan teater asal
berbahasa Sunda. Kesadaran ini muncul tidak lain merupakan respons atas keprihatinan pudarnya
bahasa Sunda dalam lingkungan pendidikan dan lingkungan pergaulan masyarakat Sunda secara lebih
luas.
Kata Kunci: TSK, FDBS, teater modern, dramaturgi, revitalisasi

Downloads

Published

2025-12-01