PANDANGAN IMAN SOLEH DALAM PENYUTRADARAAN TEATER BEDOL DESA: ODE TANAH II
Abstract
Pertunjukan teater adalah hasil akhir dari proses pembuatan karya sastra yang berupa naskah drama.
Selama penggarapan, naskah drama mengalami proses transformasi interpretatif sesuai dengan
pandangan penyutradaraan. Sehingga ide dalam naskah drama pun bertransformasi di dalam
pertunjukannya sesuai dengan ide pandangan penyutradaraan. Begitu pula yang terjadi pada
pertunjukan Teater Bedol Desa: Ode Tanah II di tahun 2023. Pertunjukkan tersebut adalah sebuah
pertunjukan teater kontemporer yang disutradarai oleh Iman Soleh dan diproduksi oleh Komunitas
Celah Celah Langit (CCL) yang mengusung tema kritik sosial terhadap berbagai bentuk modernisasi.
Iman Soleh menggarap pertunjukan ini dengan menggunakan konsep penggarapan naskah kolaboratif
yang terhimpun dari gagasan tiap pemainnya. Tujuan penelitian ini adalah untuk menjelaskan
bagaimana pandangan Iman Soleh dalam menyutradarai pertunjukan Teater Bedol Desa: Ode Tanah
II yang didasari oleh naskah kolaboratif. Penelitian ini akan menggunakan metode deskriptif analitik
kualitatif dengan kerangka teori utama sosiologi sastra oleh Damono (2010) untuk melihat pengaruh
konteks sosiologis antara teks dengan penyutradaraan dalam pertunjukan Teater Bedol Desa: Ode
Tanah II. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa pertunjukan Teater Bedol Desa: Ode
Tanah II yang disutradarai oleh Iman Soleh mengutamakan tema kritik sosial masyarakat tradisional
terhadap modernisasi. Selain itu, kritik sosial ini pun terlihat dalam keputusan estetika Iman Soleh
selaku sutradara yang menggunakan perangkat alamiah seperti bambu dan gabah sebagai properti
pertunjukan.
Kata kunci: Bedol Desa, naskah kolaboratif, sosiologi sastra





