PERANCANGAN PAPAN PERMAINAN MONOPOLI DENGAN BAHASA SUNDA

Dani Nurwahyudin, Mohamad Zaini Alif, Savitri Savitri

Abstract


Playing is a very important process in a child’s growth phase. In this phase, children’s abilities develop especially physical, mental, emotional, social, linguistic, and cultural. There are many media for children’s play, one of which is the monopoly board game in Sundanese. This board game is a means of playing as well as learning for children and is expected to reduce the use of gadgets which are increasingly worrying, this monopoly also contains traditional content that is useful for children to love more and conserve their ancestral culture. The method used in making this monopoly is a literature study by searching for data from written sources such as books, journals, and data from the internet, and also pictorial studies, namely searching for data in the form of images related to the creation of this board game. This monopoly game in Sundanese is liked by children because it is made based on things that children like, starting from the style of illustrations, colors, and shapes that are easier to understand by children. Parents have the full right and responsibility to teach lessons so that children can be more active in playing with their friends so that children are not addicted to devices that can damage growth.

Keywords: childern’s games, child growth, traditional

-------------------------------------------------------------------------------

Bermain merupakan suatu proses yang sangat penting dalam fase pertumbuhan anak. Pada fase ini kemampuan anak berkembang terutama dari fisik, mental, emosi, sosial, bahasa, dan budaya. Banyak sekali media bermain anak salah satunya yaitu permainan papan monopoli dengan bahasa Sunda. Permainan papan ini adalah sarana bermain sekaligus belajar bagi anak dan diharapkan bisa mengurangi pemakaian gawai yang semakin hari semakin mengkhawatirkan, monopoli ini juga berisi konten-konten tradisional yang berguna agar anak lebih mencintai dan melestarikan budaya leluhur mereka. Metode yang digunakan dalam pembuatan monopoli ini yaitu studi literatur dengan cara pencarian data-data dari sumber tertulis seperti buku, jurnal, maupun data-data dari internet, dan juga studi piktorial yaitu pencarian data-data berupa gambar yang berkaitan dengan penciptaan permainan papan ini. Permainan monopoli dengan bahasa Sunda ini cukup disukai anakanak karena dibuat berdasarkan hal-hal yang disukai anak mulai dari gaya ilustrasi, warna, dan bentuk yang mudah dipahami oleh anak. Para orang tua memiliki hak dan tanggung jawab penuh untuk memberi pelajaran agar anak bisa lebih aktif bermain bersama teman-teman mereka agar anak tidak kecanduan gawai yang bisa merusak pertumbuhan.

Kata kunci: permainan anak, pertumbuhan anak, tradisional


References


Nugraha, B. (2013). Permainan Kreatif Untuk Anak Usia Dini. Jurnal Pendidikan Anak: 030/PPJ- PAUD/VIII/2020.

Fadlillah, M. (2019). Bermain & Permainan Anak Usia Dini. Indonesia: Prenada Media.

Hazim, M.F. (2016). Warna Surga. Jakarta: PT Pustaka Alvabet.

Iswinarti. (2017). Permainan Tradisional: Prosedur dan Analisis Manfaat Psikologis. Malang: UMM Press

Lengkana, A. S. dan Mulyana, Y. (2019). Permainan Tradisional. Bandung: Salam Insan Mulia.

Mutiah, D. (2015). Psikologi Bermain Anak Usia Dini. Jakarta: Kencana.

Yulianto. (2018). Buku Sakti Kuasai Desain Grafis. Yogyakarta: Anak Hebat Indonesia.

Teori Warna Menurut Para Ahli & Color Wheel. Diakses pada November 2021 dari https://www.gramedia.com/literasi/teori-warna/




DOI: http://dx.doi.org/10.26742/atrat.v10i2.2109

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Lisensi Creative Commons
Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi 4.0 Internasional.

 

Jurnal ATRAT | Journal of Visual Arts containing scientific works on Art Culture Studies which includes Fine Art, Craft, and Design

Gd. FSRD ISBI Bandung, Lt. 2A, Jl. Buahbatu No. 212 Bandung - 40265

Email: jurnalatrat@gmail.com