TEATER DAN ALONE TOGETHER: EFEK SAMPING DIGITALISASI
##plugins.themes.academic_pro.article.main##
Abstract
Ekosistem teknologi digital memaksakan segala lini sosial mengalami digitalisasi. Termasuk di antaranya kesenian, tentunya teater pun tak luput dari sentuhan digitalisasi. Namun, sebaiknya dalam konteks digitalisasi pertunjukan teater di masa kini dan masa depan, ada beberapa hal yang sepertinya boleh disentuh dengan digitalisasi dan teknologi secanggih apapun. Juga ada beberapa hal yang sebaiknya tetap berada di posisinya.
Apa yang bisa ditambahkan pada pertunjukan? Tentu, unsur-unsur pendukung pertunjukan. Sejumlah pertunjukan teater terbaru telah melibatkan teknologi canggih yang begitu besar dampaknya. Teknologi tersebut mampu membuka lebih banyak peluang artistik dan strategi dramaturgi baru untuk sebuah pertunjukan teater. Teater Koma misalnya, melibatkan efek buatan yang menjadikan imajinasi penontonnya menjadi lebih hidup. Ada banyak pertunjukan teater yang digelar akhir-akhir ini melakukan hal serupa, melibatkan layar besar, efek artifisial, dan penerapan teknologi lainnya untuk menjadikan pertunjukan teater semakin menarik untuk disaksikan. Penulis dan rekan-rekan juga menggarap pertunjukan bertajuk Ruwat Bumi: Endapan Ingatan di gelaran International Culture and Art Space (ICAS) di ISBI Bandung yang melibatkan paduan pertunjukan teater dengan teknologi visual.