MERAYAKAN KREATIVITAS ANAK MELALUI PERTUNJUKAN LONGSER KAULINAN BARUDAK DI DESA KERTAMULYA
##plugins.themes.academic_pro.article.main##
Abstract
Desa Kertamulya memiliki karakteristik yang khas, tetapi saat ini
tradisi dan kearifan lokalnya mengalami tantangan dalam pelestariannya.
Meskipun terdapat beberapa elemen budaya tradisional, seperti ritual
adat dan kebiasaan lokal, sayangnya banyak dari tradisi tersebut
tidak sepenuhnya terwariskan atau terpelihara dengan baik. Aktivitas
modern dan perubahan sosial sering kali mengakibatkan pengabaian
terhadap praktik praktik adat yang dulunya menjadi bagian integral
dari kehidupan desa.
Masyarakat Desa Kertamulya kini lebih terfokus pada kegiatan
ekonomi yang diakibatkan modernisasi, yang menyebabkan beberapa
aspek budaya lokal kurang mendapatkan perhatian. Namun, terdapat
usaha-usaha kecil dari kelompok komunitas dan individu untuk
melestarikan elemen-elemen budaya yang masih ada, seperti upacara
adat yang jarang diadakan dan kerajinan tangan lokal. Meskipun tidak
semua tradisi dapat dipertahankan secara utuh, terdapat kesadaran
akan pentingnya upaya untuk mengingat dan merayakan bagianbagian
dari warisan budaya desa.