SUSTAINABLE CRAFT DESIGN DAN ENVIRONMENTAL CRAFTPRENEURSHIP: PENDEKATAN INOVASI PRODUK KRIYA UNTUK MENDUKUNG PENCAPAIAN TUJUAN SDGS
##plugins.themes.academic_pro.article.main##
Abstract
Perkembangan industri kreatif produk kriya di Indonesia, kalau kita simak produk-produk di pameran tingkat nasional maupun international seperti JIFFINA, INACRAFT, IPEX, DEMOTEK ASIA, CHINA FLOOR, CIFF Sanghai, CIIE, IHGF Delhi, KOFURN semakin menunjukkan potensi besar dalam memadukan aspek budaya dan kreativitas dengan kebutuhan pasar modern (Chen, 2021), (Yu,2020). Dalam konteks ini, keberlanjutan (sustainability) dan kewirausahaan ramah lingkungan (environmental craftpreneurship) menjadi dua elemen penting yang semakin mendapatkan perhatian (Choi & Ng, 2011; Elkington, 2018). Pendekatan desain kriya berkelanjutan (sustainable craft design) dan kewirausahaan kriya yang memperhatikan dampak lingkungan memiliki peran signifikan dalam memajukan industri kreatif kriya yang tidak hanya mengedepankan nilai estetika dan fungsionalitas produk, tetapi juga kontribusinya terhadap kelestarian alam dan kesejahteraan sosial (Anker,2022), (Bai,2021), (Gonzalez, 2023) hal ini sesuai dengan butir ke-4, 5, 8, 12, 13, 14 program SDGs.
Secara umum, Seni tidak hanya memberikan manfaat keindahan saja tetapi juga