PERAN MAHASISWA DALAM MENUMBUHKAN POTENSI KEWIRAUSAHAAN DI LINGKUNGAN KAMPUS FSRD ISBI BANDUNG
##plugins.themes.academic_pro.article.main##
Abstract
Perkembangan teknologi informasi saat ini berkembang semakin cepat, pesat dan dinamis, yang menjadikan fokus kelulusan mahasiswa juga dituntut untuk bersinergi dengan perkembangan zaman. Hal ini juga sejalan dengan mempersiapkan lulusan mahasiswa yang mandiri dan mampu menciptakan lapangan pekerjaannya sendiri telah menjadi fokus utama bagi perguruan tinggi. Pengembangan entrepreneur di kalangan mahasiswa bertujuan untuk mengatasi jumlah lulusan pengangguran yang terus meningkat tiap tahunnya. Oleh karenanya membangun ekosistem kewirausahaan diharapkan menghasilkan entrepreneur yang mampu menciptakan lapangan kerja dan mengurangi beban pemerintah (Hayati, Rahmadon, 2018). Mahasiswa sekarang mampu mengaktualisasikan dirinya, organisasi bahkan kampusnya melalui berbagai media sosial sehingga menjadi sangat dikenal. Secara tidak langsung mahasiswa mampu mempromosikan dirinya, dan segala sesuatu di lingkungannya untuk diketahui oleh khalayak lebih luas. Potensi ini menjadi salah satu dari banyak hal yang bisa menjadi modal bagi mahasiswa dalam memulai kewirausahaan.
Potensi kewirausahaan saat ini telah menjadi perhatian utama khususnya di perguruan tinggi. Hal ini sebagai langkah dalam menjawab tantangan dan persaingan di dunia kerja setelah mahasiswa lulus dari perguruan tinggi. Menumbuhkembangkan jiwa kewirausahaan sebagai cara usaha yang harus diwujudkan untuk menciptakan lapangan kerja sekaligus menyerap tenaga kerja sehingga memberi dampak positif bagi pertumbuhan ekonomi (Hayati, 2022; Sugiarto, 2021; Turnia et al., 2020). Dibutuhkan ide, kreatifitas, inovasi serta keinginan dalam melihat peluang untuk memulai berwirausaha. Hal ini memperlihatkan bagaimana keinginan tersebut dilakukan dengan memanfaatkan sumber daya berupa tenaga kerja atau SDMnya, bahan, dan modal untuk menghasilkan sebuah produk (Andayanti & Harie, 2020).