INTEGRASI NILAI BUDAYA DAN PENDIDIKAN KARAKTER DI ISBI BANDUNG: ANALISIS STRUKTURAL FUNGSIONAL TERHADAP TARI WAYANG PRIANGAN

##plugins.themes.academic_pro.article.main##

Lilis Sumiati
Wanda Listiani

Abstract

Pendidikan karakter semakin menjadi fokus utama dalam sistem pendidikan global karena urgensinya dalam membentuk individu yang tidak hanya kompeten secara intelektual, tetapi juga memiliki integritas moral yang kuat. Di Indonesia sendiri, perhatian terhadap pendidikan karakter telah meningkat secara signifikan dalam beberapa dekade terakhir, dengan pemerintah mendorong integrasi nilai-nilai moral dan etika dalam kurikulum nasional. Hal ini bertujuan untuk menciptakan generasi yang mampu menghadapi tantangan masa depan dengan sikap positif, etika yang baik, dan kemampuan berpikir secara kritis. Dalam realitasnya, pendidikan karakter sudah menjadi bagian integral dalam kurikulum nasional pendidikan di Indonesia. Melalui Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi mengeluarkan pelbagai kebijakan dan pedoman untuk mengintegrasikan pendidikan karakter dalam proses belajar-mengajar di sekolah. Implementasinya mencakup berbagai kegiatan intrakurikuler dan ekstrakurikuler sekolah sampai dengan program khusus pada bimbingan dan konseling.
Walaupun pendidikan karakter telah diakui secara nasional sebagai komponen penting dalam sistem pendidikan. Sayangnya dalam mengimplementasi kegiatan dan program-programnya menghadapi berbagai tantangan dan rintangan. Salah satunya adalah kurangnya pemahaman dan kesadaran dari pengajar dan pendidik terhadap pentingnya pendidikan karakter terhadap mahasiswanya. Keterbatasan sumber daya serta fasilitas sebagai penunjang pembelajaran, menjadi kendala lain dalam mengimplementasikannya secara efektif dan efisien.

##plugins.themes.academic_pro.article.details##