SENI ADAT TUTUNGGULAN KAMPUNG ADAT CIKONDANG PANGALENGAN, KABUPATEN BANDUNG, JAWA BARAT

Authors

  • Feby Mutia Maharani Universitas Pendidikan Indonesia, Indonesia
  • Delina Davina Putri Universitas Pendidikan Indonesia, Indonesia
  • Marsha Najwa Alia Universitas Pendidikan Indonesia, Indonesia
  • Naya Haniyyah Universitas Pendidikan Indonesia, Indonesia
  • Gita Agisni Universitas Pendidikan Indonesia, Indonesia
  • Muhammad Zuhdan Izzatul Ulya Universitas Pendidikan Indonesia, Indonesia
  • Mamat Supriatna Universitas Pendidikan Indonesia, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.26742/jbe.v9i2.4166

Keywords:

Tutungggulan, warisan, Leluhur

Abstract

Abstrak: Tutunggulan merupakan salah satu tradisi Kampung adat Cikondang yang sudah
dilaksanakan secara turun-temurun. Budaya tersebut merupakan aset penting dalam menjaga tradisi yang dilaksanakan setiap tahun oleh masyarakat Kampung adat Cikondang. Budaya ini sering dikaitkan dengan simbol-simbol dan rasa syukur atas rezeki yang diturunkan oleh Allah SWT. Adapun penelitian ini bertujuan untuk menggali makna simbolik, mendeskripsikan dan mengamati budaya tutunggulan yang setiap tahun dilaksanakan tersebut. Artikel ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif yang diperoleh dari data lapangan, wawancara mendalam bersama masyarakat dan studi literatur mengenai warisan budaya di Kampung adat Cikondang. Penelitian ini menghasilkan temuan-temuan, diantaranya (1) sejarah mengenai budaya tutunggulan, (2) arti dan makna simbolik dari budaya tutunggulan.

Kata kunci: Tutungggulan, warisan, Leluhur


Abstract: Tutunggulan is one of the traditions of Cikondang traditional village that has been carried out for generations. The culture is an important asset in maintaining the traditions carried out every year by the Cikondang indigenous village community. This culture is often associated with symbols and gratitude for the sustenance sent down by Allah SWT. This research aims to explore the symbolic meaning, describe and observe the tutunggulan culture that has been carried out every year. This article uses a descriptive qualitative approach obtained from field data, in-depth interviews with the community and literature studies on cultural heritage in Cikondang traditional village. This research produces findings, including (1) the history of tutunggulan culture, (2) the meaning and symbolic significance of tutunggulan culture.

Keywords: Tutunggulan, Heritage, Ancestor

References

Fajarini, S. D., & Dhanurseto, D. (2019). Penerapan Budaya Pamali Dan Adat Istiadat Dalam Kehidupan Masyarakat Kampung Adat Kuta Kabupaten Ciamis Jawa Barat. Professional: Jurnal Komunikasi Dan Administrasi Publik, 6(2), 23-29.

Miharja, D. (2016). Wujud kebudayaan masyarakat adat Cikondang dalam melestarikan lingkungan. Prodi Studi Agama-Agama UIN Sunan Gunung Djati Bandung, 1(1), 52-61.

Mulyana, Y., Huraerah, A., & Martiawan, R. (2019). Kebijakan pengembangan destinasi pariwisata Cianjur Selatan di Kabupaten Cianjur Jawa Barat. JISPO Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, 9(1), 490-511.

Santosa, G., & Supanggah, R. (2016). “Nyora” Re-Interpretasi Realitas Sosial Pasca Panen Dalam Seni Pertunjukan. Dewa Ruci: Jurnal Pengkajian Dan Penciptaan Seni, 11(2), 76-85.

Setyobudi, I. (2001). Menari di antara sawah dan kota: Petani-petani terakhir di Kota Yogyakarta. Magelang: Indonesia Tera.

Setyobudi, I. (2020). Metode Penelitian Budaya (Desain Penelitian dan Tiga Varian Kualitatif: Life History, Narrative Personal, Grounded Research). Bandung: Sunan Ambu Press.

Sulistiyo, U. (2019). Buku Ajar Metode Penelitian Kualitatif. Salim Media Indonesia.

Wulandari, W., Cahyana, A., & Falah, A. M. (2021). Perkembangan kesenian Tutunggulan Kampung Sambawa Kabupaten Tasikmalaya. ATRAT: Jurnal Seni Rupa, 9(3), 215-222.

Yuliani, W. (2018). Metode Penelitian Deskriptif Kualitatif dalam Perspektif Bimbingan dan Konseling. Jurnal Quanta, 2(2). 83-91. 10.22460/q.v2i1p21-30.642

Downloads

Published

2025-12-22

How to Cite

Mutia Maharani, F., Delina Davina Putri, Najwa Alia, M., Haniyyah, N., Agisni, G., Zuhdan Izzatul Ulya, M., & Supriatna, M. (2025). SENI ADAT TUTUNGGULAN KAMPUNG ADAT CIKONDANG PANGALENGAN, KABUPATEN BANDUNG, JAWA BARAT. Jurnal Budaya Etnika, 9(2), 123–128. https://doi.org/10.26742/jbe.v9i2.4166

Citation Check