TARI GANDAMANAH

Setiawan Setiawan, Asep Jatnika

Abstract


ABSTRAK

Tari Gandamanah merupakan salah satu rumpun tari Wayang dengan karakter monggawa dangah atau gagah, menggambarkan kesigapan Gandamanah sebelum bertanding disayembara Senopati Drupada untuk mencarikan calon suami Dewi Drupadi. Terpilihnya tari ini sebagai sumber garap penyajian tari karena memiliki ciri khas tersendiri, sehingga terbukanya peluang, untuk melakukan proses kreatif menggubah tarian. Adapun tujuan dari penyajian tari ini ialah untuk mewujudkan penyajian tari gaya baru tanpa mengubah esensi sumbernya. Untuk mewujudkan tujuan tersebut, maka landasan teori yang digunakan adalah teori gegubahan, sedangkan metode yang digunakan adalah metode gubahan tari yaitu pengembangan dari sumber tradisi tertentu dengan cara memasukan, menyisipkan, dan memadukan bentuk-bentuk gerak baru, sehingga menghasilkan bentuk penyajian yang berbeda dengan tetap mempertahankan identitas sumbernya dengan langkah-langkah proses garapnya meliputi: eksplorasi, evaluasi, dan komposisi. Hasil akhir dari proses yang dilakukan melalui gubahan ini ialah mendapatkan sentuhan kreativitas dengan memberikan variasi dalam segi koreografi, baik itu dalam pengolahan pola lantai, perubahan arah hadap dan arah gerak, level menari yang sesuai dengan tarian. Berdasarkan proses tersebut maka akan terwujud inovasi tari Gandamanah dengan gaya yang baru, tetapi tetap mempertahankan esensi sumber tariannya.

 

Kata Kunci: Penyajian Tari, Tari Gandamanah, Gubahan Tari.

 

 

ABSTRACT
The Gandamanah Dance, June 2021. The Gandamanah dance is one of the Wayang dance genres with the monggawa dangah or dashing character, depicting Gandamanah's alertness before competing in the Senopati Drupada competition to find a future husband for Dewi Drupadi. The choice of this dance as a source of work on dance presentations because it has its own characteristics, so it opens up opportunities, to carry out the creative process of composing dances. The purpose of this dance presentation is to realize the presentation of a new style of dance without changing the essence of the source. To achieve this goal, the theoretical basis used is composing theory, while the method used is the dance composition method, namely the development of certain traditional sources by inserting, inserting, and combining new forms of motion, so as to produce a different form of presentation with fixed maintain the identity of the source with the steps of the working process including: exploration, evaluation, and composition. The end result of the process
Makalangan Vol. 8, No. 1, Edisi Juni 2021 | 21
carried out throught this composition is to get a touch of creativity by providing variations in terms of choreography, both in processing floor patterns, changing the direction of the face and direction of motion, dancing levels that are in accordance with the dance. Based on this process, Gandamanah dance innovation will be realized with a new style, but still maintain the essence of the source of the dance.


Keywords: Dance Presentation, Gandamanah Dance, Dance Composition.

 

Full Text:

PDF

References


Djelantik, A.A.M, 1999. Estetika Sebuah Pengantar. Bandung: Masyarakat Seni Pertunjukan Indonesia.

Hadi, Y. Sumandiyo. 1996. Aspek-aspek Dasar Koreografi Kelompok. Yogyakarta: Manthili.

Herliani, Lelli. 1984. “Tinjauan Deskriptif Tentang Tari Wayang Gandamanah Karya R. Ono Lesmana Kartadikusumah di Kabupaten Sumedang”. Bandung: ASTI Bandung.

Harsrinuksmo, Bambang.2008. Ensiklopedi Wayang Indonesia. Jakarta: Sena Wangi.

Murgianto, Sal. 1992. Koreografi. Jakarta: Departemen PK. Padmodarmoyo, Pramana. 1988. Tata dan Teknik Pentas. Jakarta: Balai Pustaka.

Rusliana, Iyus. 1984-1985. Bentuk Koreografi Tari Wayang.Bandung: Proyek Pengembangan IKI, Sub Proyek ASTI Bandung.

______________. 2001. Khasanah Tari Wayang. Bandung: STSI Press.

______________. 2018. Tari Wayang. Bandung: Jurusan Tari ISBI Bandung.

______________. 2019. Kreativitas dalam Tari Sunda. Bandung: Sunan Ambu Press.

Salmun, M.A. 1961. Padalangan.Jakarta: Dinas Penerbit Balai Pustaka.

Sedyawati, Edi. 1986. Pengetahuan Elementer Tari dan Beberapa Masalah Tari. Jakarta: Proyek Pengembangan Kesenian Jakarta.

Soerawisastra, Elan. 1982. Panungtun Dalang Wayang Golek di Pasundan. Bandung: Pusat Olah Seni Pewayangan.

Sonari, Siti. 2016. ”Tari Gandamanah Dalam Genre Tari Wayang Sebagai Sumber Garap Penyajian Tari”. Skripsi Penyajian Tari Bandung: Institut Seni Budaya Indonesia.

Suanda, Endo. 2000. Kekayaan Dalam Tari Tradisional. Jurnal Seni PANGGUNG. Bandung: STSI.

Sudaryono. 2018. Pengantar Evaluasi Pendidikan. Jakarta Pusat: Ilmu Cedekia.

Sumiati, Lilis. 2004. Tari Wayang Gaya Sumedang Karya Raden Ono Lesmana Kartadikusumah. Yogyakarta: Program Pascasarjana Institut Seni Indonesia Yogyakarta.

Widaryanto, FX. 2009. Koreografi. Bandung: Jurusan Tari Bandung.




DOI: http://dx.doi.org/10.26742/mklng.v8i1.1619

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2021 MAKALANGAN



Lisensi Creative Commons

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.


Jurnal Seni Makalangan
Program Studi Seni Tari
Fakultas Seni Pertunjukan
Institut Seni Budaya Indonesia (ISBI) Bandung

Jl. Buah Batu No.212, Cijagra, Kec. Lengkong, Kota Bandung, Jawa Barat 40265
Phone: (022)7314982, Fax: (022) 7303021
E-mail: jurnal.makalangan@isbi.ac.id

 

p-ISSN: 2355-5033 | e-ISSN: 2714-8920


View My Stats