PELESTARIAN TENUN GADOD MELALUI TARI TENUN GADOD

Djuniwarti Djuniwarti, Annisa Arum Mayang, Yupi Sundari

Abstract


ABSTRAK

Salah satu kekayaan budaya yang dimiliki Indonesia adalah warisan wastra nusantara. Wastra sendiri diambil dari bahasa sanskerta yang berarti sehelai kain. Wastra dari tiap daerah memiliki keunikan yang diwariskan turun-temurun dari generasi ke generasi. Contoh dari wastra nusantara adalah kain tenun. Majalengka tepatnya Desa Nunuk Baru merupakan kawasan di Jawa Barat yang masih memiliki tradisi tenun. Tradisi tenun menenun di Desa Nunuk baru telah mengalami pasang surut akibat perubahan situasi dan kondisi masyarakatnya. Agar terhindar dari kepunahan dilakukan beberapa upaya pelestarian, dari melakukan regenerasi penenun, mengikuti pameran di berbagai ajang budaya hingga menciptakan sebuah tarian yang dinamai Tarian Tenun Gadod. Tarian ini merupakan kreasi yang terinspirasi dari tradisi menenun Tenun Gadod di Desa Nunuk Baru. Tarian ini menceritakan tentang kegembiraan dan ketekunan dalam proses menenun tenun Gadod. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif dengan metode studi lapangan dan dokumentatif.

Kata Kunci: Tradisi Menenun, Tenun Gadod, Tarian.

 

ABSTRACT

PRESERVATION OF GADOD WEAVING THROUGH GADOD WEAVING DANCE, June 2022. One of Indonesia’s cultural treasures is Wastra Nusantara (traditional cloth from Indonesia). Wastra is taken from Sanskrit which means a piece of cloth. Wastra from each region has its own uniqueness that has been passed down from generation to generation. An example of wastra nusantara is woven cloth. Majalengka, precisely Nunuk Baru Village is an area in West Java that still has a weaving tradition. The weaving tradition in Nunuk Baru Village has experienced ups and downs due to changes in the situation and conditions of the people. In order to avoid extinction, several conservation efforts were carried out, from regenerating weavers, participating in exhibitions in various cultural events to creating a dance named the Gadod Weaving Dance (Tari Tenun Gadod). This dance is a creation that was inspired by the Gadod weaving tradition in Nunuk Baru Village. The dance tells about the joy and perseverance in the process of weaving the Gadod weave. This research is qualitative descriptive research with field study and documentary methods.

Keywords: Weaving Tradition, Gadod Weaving, Dance.

Keywords


Tradisi Menenun, Tenun Gadod, Tarian

Full Text:

PDF

References


Affendi, Yusuf. (1995). Panduan Tradisi dan Daya Cipta dalam Tenunan Indonesia. Jakarta: Perum Percetakan Negara Republik Indonesia.

Gratha, B. dan J. Achjadi. (2016). Tradisi Tenun Ikat Nusantara. Jakarta: Bab Publishing Indonesia.

Intani, Ria. (2010). “Tenun Gedogan Dermayon”. Jurnal Patanjala: 2 (1), 35-47.

J.E. Jasper, Pringadie.(2017). Tenun. Jakarta: Dewan Kerajinan Nasional.

Maxwell, Robyn. (2003). Textiles of Southeast Asia Tradition, Trade and Transformation. Singapore: Periplus.

Moeloeng, Lexy. (2005). Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Musman, Asti. (2015). Lurik – Pesona, Ragam, dan Filosofi. Yogyakarta : Penerbit Andi.




DOI: http://dx.doi.org/10.26742/mklng.v9i1.2072

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2022 Djuniwarti Djuniwarti, Annisa Arum Mayang, Yupi Sundari

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Lisensi Creative Commons

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.


Jurnal Seni Makalangan
Program Studi Seni Tari
Fakultas Seni Pertunjukan
Institut Seni Budaya Indonesia (ISBI) Bandung

Jl. Buah Batu No.212, Cijagra, Kec. Lengkong, Kota Bandung, Jawa Barat 40265
Phone: (022)7314982, Fax: (022) 7303021
E-mail: jurnal.makalangan@gmail.com

 

p-ISSN: 2355-5033 | e-ISSN: 2714-8920


View My Stats