Strategi Manajemen Pelestarian Tradisi Perang Tomat Pascapandemi: Revitalisasi Budaya Lokal Berbasis Seni Partisipatif di Kampung Cikareumbi

Authors

  • Sheila Kurnia Putri Institut Seni Budaya Indonesia (ISBI) Bandung, Indonesia
  • Shauma Silmi Faza Institut Seni Budaya Indonesia (ISBI) Bandung, Indonesia
  • Arif Budiman Institut Seni Budaya Indonesia (ISBI) Bandung, Indonesia

Abstract

Tradisi Perang Tomat di Kampung Cikareumbi merupakan warisan budaya takbenda yang kaya
nilai sosial, spiritual, dan estetika. Namun, sejak pandemi COVID-19, tradisi ini tidak lagi dilaksanakan,
sehingga berisiko mengalami disrupsi antargenerasi. Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan strategi
manajemen pelestarian berbasis komunitas guna merevitalisasi tradisi tersebut dalam konteks pascapandemi.
Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan
studi dokumentasi. Hasil menunjukkan bahwa penguatan kapasitas komunitas, pendokumentasian berbasis
digital, serta kolaborasi antaraktor budaya menjadi kunci revitalisasi. Model manajemen partisipatif yang
adaptif terhadap perkembangan teknologi dan konteks sosial direkomendasikan untuk mendukung
keberlanjutan tradisi.

Kata kunci: manajemen budaya, pelestarian tradisi, seni partisipatif, Perang Tomat, revitalisasi komunitas.

Downloads

Published

2025-12-29

How to Cite

Sheila Kurnia Putri, Shauma Silmi Faza, & Arif Budiman. (2025). Strategi Manajemen Pelestarian Tradisi Perang Tomat Pascapandemi: Revitalisasi Budaya Lokal Berbasis Seni Partisipatif di Kampung Cikareumbi. Pascasarjana ISBI Bandung Conference Series, 51–55. Retrieved from https://jurnal.isbi.ac.id/index.php/prosidingpasca/article/view/4684

Citation Check