Angklung: Pendidikan dan Musik Kolaboratif (2011-2024)
Abstract
Penelitian inimengeksplorasi historiografi angklung dalamkonteks pendidikan dan kolaborasimusik
dari tahun 2011 hingga 2024. Diakui sebagai warisan budaya takbenda oleh UNESCO, angklung telah
bertransformasi dari alat musik ritual menjadi bagian penting dari pendidikan formal dan berbagai genre musik
modern. Studi ini menyoroti dua fase utama: pendirian Program Studi Angklung dan Musik Bambu di ISBI
Bandung pada tahun 2011,serta adaptasi digital dan kolaborasi lintas genre selama dan pasca-pandemi COVID-
19. Dengan pendekatan historiografi, penelitian ini menganalisis bagaimana angklung beradaptasi dengan
perubahan masyarakat dan kemajuan teknologi, serta kontribusinya terhadap pelestarian warisan budaya
Indonesia. Temuan menunjukkan bahwa angklung tidak hanya berhasil bertahan di tengah tantangan zaman,
tetapi juga terus berkembang, memperkaya khazanah musik Indonesia, dan menjadi simbol ketahanan budaya.
Kata Kunci: Angklung, Pendidikan, Kolaborasi Musik, Historiografi, Warisan Budaya, Adaptasi Digital.



