Kesan Melankolis Pada Lagu Papatet Dalam Tembang Sunda Cianjuran Yang Dipengaruhi Oleh Sejarah Penciptaannya

Authors

  • Maulana Taupik Hidayat Institut Seni Budaya Indonesia Bandung, Indonesia

Abstract

Tembang Sunda Cianjuran merupakan salah satu warisan budaya musik tradisional Sunda yang
memiliki karakter musikal melankolis yang mencerminkan kesedihan, kegelisahan, dan lain sebagainya. Salah
satu lagu dalam tembang ini adalah "Papatet", yang dikenal sarat dengan nuansa melankolis. Penelitian ini
bertujuan untuk mengungkap bagaimana historiografi penciptaan lagu "Papatet" serta unsur-unsur musikalnya
membentuk kesan melankolis yang kuat. Melalui pendekatan metode sejarah kritis yang meliputi tahapan
heuristik, kritik, interpretasi, dan historiografi dengan menganalisis sumber-sumber lisan dan tertulis dari para
tokoh tembang Sunda Cianjuran seperti M. Yusuf Wiradiredja dan Heri Herdini. Dalam konteks sejarahnya,
tembang Sunda Cianjuran diperkirakan berkembang sejak awal abad ke-19, namun dokumentasi primer yang
terbatas mendorong perlunya pendekatan tekstual dan kontekstual untuk menelusuri makna emosional dan
estetika dari lagu tersebut. Kajian ini menekankan pentingnya rumpaka (lirik), struktur melodi, ritme, dan
dinamika penyajian sebagai elemen yang berkontribusi terhadap nuansa melankolis. Hasil penelitian ini
diharapkan dapat memperkaya pemahaman tentang ekspresi emosional dalam musik tradisional Indonesia serta
memperkuat upaya pelestariannya di tengah arus globalisasi budaya.

Kata Kunci: Melankolis; Papatet; Tembang Sunda Cianjuran; Sejarah.

Downloads

Published

2025-12-29

How to Cite

Maulana Taupik Hidayat. (2025). Kesan Melankolis Pada Lagu Papatet Dalam Tembang Sunda Cianjuran Yang Dipengaruhi Oleh Sejarah Penciptaannya. Pascasarjana ISBI Bandung Conference Series, 131–135. Retrieved from https://jurnal.isbi.ac.id/index.php/prosidingpasca/article/view/4697

Citation Check