PROSES KREATIF PENCIPTAAN KARYA TARI KONTEMPORER “TUBUH SILAT”
Abstract
Pencak Silat Indonesia lahir dari budaya yang penuh dengan nilai-nilai kehidupan, sehingga Pencak Silat
disamping difungsikan sebagai bela diri, seni, juga sebagai media edukasi. Seiring dengan perubahan
waktu dan perkembangan zaman pengajaran dan pelatihan Pencak Silat saat ini pada banyak tempat
khususnya di Jawa Barat cendrung berfokus pada pola pelatihan yang mengajarkan bentuk dan hafalan
gerak atau jurus, mengabaikan penggalian nilai-nilai yang terkandung didalamnya penggalian rasa,
dan daya imajinasi pesilat. Melalui proses kreatif penciptaan karya tari “Tubuh Silat”, mencoba untuk
menghadirkan Pencak Silat sebagai media edukasi, penanaman nilai-nilai dengan menggali kepekaan
raga, rasa, pikir, dan imajinasi. Memperkuat dan mempertajam konsep untuk penciptaan karya tari
ini dilakukan sebuah penelitian artistik, practice-based research, dan memadukannya dengan metode
penciptaan Relasi Artistik untuk tahapan proses penciptaan dan metode Literasi Tubuh Wajiwa untuk
proses pelatihan dasar guna memperdalam dan memperkuat konsep serta menfasilitasi pemberdayaan
pesilat anak-anak dan remaja. Diharapkan karya tari kontemporer “Tubuh Silat” ini dapat menjadi wadah
presentasi dari proses kreatif yang dilakukan, serta mencoba menghadirkan kembali hakikat dari
pelatihan Pencak Silat sebagai pembelajaran nilai-nilai kehidupan, disamping sebagai unsur bela diri.





