STRATEGI KOMUNIKASI DALAM MENATA WILAYAH DI KAMPUNG KUTA CIAMIS

Authors

  • Rufus Goang Swaradesy
  • Isnan Rojibillah
  • Shopia Septiani

Abstract

Kampung Kuta adalah salah satu dari masyarakat adat yang masih memegang teguh aturan adat khas.
Kampung adat Kuta telah ada sejak ribuan tahun yang lalu dan masih eksis sampai sekarang. Pada tahun
2019, pemerintah daerah provinsi Jawa Barat memprogramkan pembangunan insfrastuktur dan penataan
di kawasan perbatasan tak terkecuali kampung Kuta. Hal ini berdampak pada masyarakat Kampung
Kuta harus menyesuaikan diri dengan rencana pembangunan tersebut tetapi tidak boleh meninggalkan
aturan adat yang dimiliki. Atas dasar itulah penelitian ini dilakukan untuk melihat strategi komunikasi
penataan wilayah berbasis lingkungan di Kampung Kuta. Tujuan penelitian ini adalah mengoptimalkan
strategi komunikasi penataan wilayah berbasis lingkungan di Kampung Kuta. Penelitian ini menggunakan
metode etnografi dan pendekatan komunikasi kultural. Diawali menghimpun data pustaka dari
buku, artikel, berita, dan laporan penelitian, dilengkapi data lapangan diperoleh melalui observasi, partisipasi,
wawancara mendalam dengan responden terpilih yakni ketua adat, ketua bidang perencanaan dan
pengembangan, serta perwakilan generasi muda. hasil dari penelitian ini adalah ada beberapa strategi
yang diambil pengelola kampung adat kuta untuk penataan wilayah antara lain: Dibentuk struktur organisasi
komunitas budaya adat kampung kuta (pemisahan antara adat dan komunitas); Pengurusan Legalitas
MHA Kuta; pengembangan berdasarkan SDGs; sinergitas sesepuh dengan generasi muda (pandu
budaya); prioritas pengembangan komunitas adat

Downloads

Published

2024-11-30