Kemuliaan Sunan Ambu Refleksi Masa Kini Sebagai Ide Penciptaan Karya Lukis

Penulis

  • Searsa Nur Aulia Maheswari Institut Seni Budaya Indonesia Bandung, Indonesia
  • Supriatna Supriatna Institut Seni Budaya Indonesia Bandung, Indonesia
  • Hilman Cahya Kusdiana Institut Seni Budaya Indonesia Bandung, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.26742/atrat.v13i1.4507

Kata Kunci:

metaphor, practice-led research, Sunan Ambu, Sundanese culture, woman

Abstrak

This creation recontextualizes the noble values of women in Sundanese culture through the medium
of painting, by combining the visual strength of traditional culture through a modern aesthetic
approach, in this case the mythological figure of Sunan Ambu as the main source of ideas, which is seen
as having values of nobility, compassion, wisdom, justice, blessing and help. The figure of Sunan Ambu
is metaphorized into a female figure in expressionism style. The process of this work uses the practiceled research method, which is the process of creating works through observation, exploration of forms
and techniques, strengthening the main idea and implementing the concept so as to produce works as
artistic expressions related to the issue of shifting values of women today.

Referensi

Arham Rahman. (2017). Mereka-reka. Bantul: Galeri Lorong.

Alexander, J., Pangestu, D. R., Nicolas, F., & Hakim, L. (2020). Penerapan genetic neural network dalam pemilihan color palette untuk desain skema warna. CogITo Smart Journal, 6(2), 284–297.

Apriliandra, S., & Krisnani, H. (2021). Perilaku diskriminatif pada perempuan akibat kuatnya budaya patriarki di Indonesia ditinjau dari perspektif konflik. Jurnal Kolaborasi Resolusi Konflik, 3(1), 1–13.

Aripurnami, S. (2013). Transformasi gerakan dan menguatnya kepemimpinan perempuan. Tentang Penulis, 63(1), 1–24.

Caturwati, E. (2019). The profile of indung in Sundanese society (a sociocultural analysis on the role of Sunan Ambu, Dewi Sri and Rongeng).

Saudi Journal of Humanities and Social Sciences, 4(7), 511–517.

Ferdiansyah, I., & Nurbaity, D. P. (2021). Penerapan Arsitektur Ekspresionisme pada Perancangan Gedung Pusat Kreativitas Di Kota Kendari. Jurnal PROYEKSI: Arsitektur dan Perencanaan, 1(1), 21-30.

Haq, M. Z., Aprianti, P., & Djunatan, S. (2023). Eksistensi perempuan Sunda berdasarkan dimensi Sunan Ambu dalam epos Lutung Kasarung. Hanifiya: Jurnal Studi Agama-Agama, 6(1), 13–24.

Hawkins, B., & Wilson, B. (2017). A fresh theoretical perspective on practice-led research. International Journal of Art & Design Education, 36(1), 82–91.

Himawan, W. (2013). Visual Tradisi dalam Karya Seni Lukis Kontemporer Sebagai Wujud Artistik Pengaruh Sosial Budaya. Ornamen, 10(1).

Hendro, E. P. (2020). Simbol: Arti, fungsi, dan implikasi metodologisnya. Endogami: Jurnal Ilmiah Kajian Antropologi, 3(2), 158–165.

Isnanta, S. D. (2015). Penciptaan Karya Seni Mixed Media Berbasis Ekperimentasi Dengan Teknik Assemblage. Abdi Seni, 6(1).

Istianah, I. (2020). Perempuan dalam sistem budaya Sunda (Peran dan kedudukan perempuan di Kampung Geger Hanjuang Desa

Linggamulya Kecamatan Leuwisari Kabupaten Tasikmalaya). 17(2), 195–204.

Maulidiah, N., & Saddhono, K. (2019). Wujud budaya dan nilai pendidikan dalam cerita rakyat Putri Jelumpang: Sebuah kajian

antropologi sastra. Widyaparwa, 47(2), 185–192.

Melanira, A., & Wibowo, N. W. (2022). Studi interior warna pada ruang perpustakaan: (Studi kasus: Perpustakaan Taman Ismail

Marzuki). Jurnal Ilmiah Arjouna: Architecture and Environment Journal of Krisnadwipayana, 7(1), 1–16.

Metafora, L. K. (2021). Analisis Makna Ungkapan Metafora Dari Presenter Valentino “Jebret” Simanjuntak.

Nerta, I. W. (2022). Mistisisme mudra: Ragam gerakan spiritualitas dalam dunia kesehatan. Sanjiwani: Jurnal Filsafat.

Rasse, C., Onysko, A., & Citron, F. M. M. (2020). Conceptual metaphors in poetry interpretation: A psycholinguistic approach. Language and Cognition, 12(2), 310–342.

Streit, A. K. (2017). Ekspresionisme dan pengaruhnya terhadap desain poster Jerman pada sekitar masa Perang Dunia I. Rupa Rupa,

2(2).

Subagya, T. (2021). Kontekstualisasi, rekontekstualisasi, dan dekontekstualisasi pertunjukan wayang kulit sebagai langkah pembinaan penonton wayang kulit. Lakon Jurnal Pengkajian & Penciptaan Wayang, 18 (2), 164–178.

Sucitra, I. G. A. (2015). Wacana postmodern dalam seni rupa kontemporer Indonesia. Journal of Contemporary Indonesian Art, 1(1).

Diterbitkan

2025-10-10

Cara Mengutip

Maheswari, S. N. A., Supriatna, S., & Kusdiana, H. C. (2025). Kemuliaan Sunan Ambu Refleksi Masa Kini Sebagai Ide Penciptaan Karya Lukis. ATRAT: Jurnal Seni Rupa, 13(1), 134–143. https://doi.org/10.26742/atrat.v13i1.4507

Citation Check

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama