RELASI ARTISTIK: INTEGRASI NILAI DAN ESTETIKA DALAM KARYA TARI KONTEMPORER “BERSILAT”

Authors

  • Alfiyanto Prodi Seni Tari, Fakultas Seni Pertunjukan, ISBI Bandung
  • Erwin Mardiansyah Prodi Seni Tari, Fakultas Seni Pertunjukan, ISBI Bandung
  • Sauqi Rajo Al Dunyaa

Keywords:

Pencak Silat, Edukasi, Metode Penciptaan

Abstract

Pencak Silat merupakan seni bela diri tradisional Indonesia yang tidak hanya menekankan pada aspek fisik, tetapi juga sarat akan nilai-nilai budaya dan moral. Sejak diakui sebagai warisan budaya takbenda oleh UNESCO pada tahun 2019, Pencak Silat semakin dipandang sebagai bagian penting dari pendidikan karakter bangsa. Praktik pem-belajarannya, terutama di wilayah perkotaan dan institusi pendidikan seni, masih cenderung menekankan hafalan gerak dan bentuk jurus tanpa menggali makna filosofis dan nilai-nilai batiniah yang terkandung di dalamnya. Artikel ini membahas proses kreatif dalam penciptaan karya tari kontemporer berjudul “Bersilat” sebagai media edukasi yang mengintegrasikan unsur kepekaan raga, rasa, pikir, dan imajinasi. Karya ini dikembangkan bersama anak-anak dan remaja dari beberapa paguron di Kampung Ciganitri sebagai upaya menggali esensi Pencak Silat sebagai pendidikan jasmani, mental, dan spiritual. Dengan pendekatan artistik, penciptaan ini diharapkan mampu menumbuhkan pemahaman mendalam tentang nilai-nilai kehidupan yang terkandung dalam Pencak Silat, serta memperkuat fungsi edukatif seni bela diri sebagai pembentuk karakter generasi muda.

References

Alfiyanto, 2022. Kampung Yang Hilang: Cara Mencari Daya dan Daya Mencari Cara. Jurnal Panggung Vol. 32 Nomor Tahun 2022.

Bluestein’s, Jonathan. 2014. Research of Martial Arts. Scotts Valley. Create Space.

Bahrum, 2023. Ontologi, Epistemologi, dan Aksiologi. Jurnal Wawasan Keislaman. Vol. 8 Nomor 2 Tahun 2013.

Hasanah dan Agus Trilaksana. 2022. Pendidikan Nilai Karakter pada Pencak Silat Jokotole. Jurnal Pendidikan Sejarah Avatara. Vol. 12 Nomor 3, 2015.

Gibbons, Joan. 2007. Contemporary Art and Memory, Images of Recollection andRemembrance. London: I.B. Tauris.

Jhon Pink, Lionel. 2014. The True Value of Martial Arts for Self Development. New york City: Lulu Press.

Khirnantara, I Gede Yudhi Argangga. 2022. Simiotika Budaya: Warisan leluhur. Badung: Nalacakra.

Kriswanto, Erwin Setyo. 2015. Pencak Silat. Yogyakarta: Pustaka Baru Press.

Kusumatuti, Nungki. 2017. Para Agen Perubahan dalam Seni Tari. Jurnal Seni Nasional CIKINI Volume 2, Des’2017 - Mei 2018.

Raditya Arga, Nurul Khotimah. 2022. Values of Charater Education in Children. Early Childhood Education and Development Journal Program Studi PG-PAUD. Vol. 4 No. 2. Oktober 2022.

Masunah, Juju. Tati Narawati. 2003. Seni dan Pendidikan Seni. P4ST UPI. Bandung.

Murgianto, Sal. 2017. Kritik Pertunjukan dan Pengalaman Keindahan. Yogyakarta: PSPSP Pasca Sarjana UGM.

O’colilins, Gerald. Jared Wicks. 1997. The Reception of Doctrine: An Appropriation of Hans Robert Jauss Reception Aesthetics and Literary Hermeneutics. Gregorian Univercity Press, Italy – 1997.

Piliang, Yasraf. 2017. Dunia Yang Berlari. Yogyakarta: Aurora.

Redana, Bre. 2016. Pencak Silat; Politik Tubuh. Jakarta: Kompas Media Nusantara.

Simatupang, Lono L. 2000. Global/Loakal. Jurnal Seni pertunjukan. Th X 2000. Bandung MSPI.

Sriati, Dwiatmini, Wanda Listiani, Sri Rustiyanti. 2023. Media Pembelajaran Artistik Pencak Silat: Analisis Literatur Terbitan Scopus Tahun 2021-2023. Jurnal Sebatik Vol. 27 No. 1 Juni 2023.

Sukerta, Pande Made, Nanik Sriprihatini. 2021. Wawasan Penciptaan Karya Seni, Surakarta: ISI Press.

Supartono, Toni. 2016. Penciptaan Teater Tubuh. Jurnal Panggung Vol. 26 No. 2, Juni 2016.

Sunarto, Bambang. 2023. Epistemilogi Penciptaan. Yogyakarta: Idea Sejahtera.

Sutiyono. 2012. Paradikma Pendidikan Seni Indonesia. Yogyakarta: UNY Press.

Tabrani, Primadi. 2029. Potensi Manusia: Kreativitas. Bandung: ITB Press.

Triana, Dinny Devi. 2016. Strategi Evaluasi Formatif Sebagai Peningkatan Keterampilan Menari. Jurnal Panggung Vol. 26 No. 1, Maret 2016.

Wahyono, Wiharto. 2006. Axiology Keilmuan. Forum Ilmiah Indonesia VOL 3 NO 2 Mei 2006.

Widaryanto, FX. Tradisi Yang Berubah Dalam Moderitas Tarian di Indonesia. Jurnal Ilmiah Seni Makalangan Prodi Tari ISBI Bandung. Vol. 1 no. 02, 2015.

Widaryanto, FX. 2019. Menyoal Ketubuhan dan Nilai Performatif. Jurnal Dance and Theatre Review.

Jurnal Tari, Teater, dan Wayang. Vol. 2 No 2, 2019. Institut Seni Indonesia Yogyakarta.

Yudiaryani. 2020. Kreativitas Seni dan Kebangsaan. Yogyakarta. Badan Penerbit ISI Yogyakarta.

Zubaidi. 2016. Pengembangan Masyarakat: Wacana dan Praktik. Jakarta: Kencana.

Downloads

Published

2025-06-30

How to Cite

Alfiyanto, Erwin Mardiansyah, & Sauqi Rajo Al Dunyaa. (2025). RELASI ARTISTIK: INTEGRASI NILAI DAN ESTETIKA DALAM KARYA TARI KONTEMPORER “BERSILAT”. Jurnal Seni Makalangan, 12(1), 67–81. Retrieved from https://jurnal.isbi.ac.id/index.php/makalangan/article/view/4266