DARI KLASIK KE KONTEMPORER: DINAMIKA PERKEMBANGAN TARI SUNDA

Penulis

  • Meiga Fristya Laras Sakti Prodi Seni Tari, Fakultas Seni Pertunjukan, ISBI Bandung
  • Lia Amelia Prodi Seni Tari, Fakultas Seni Pertunjukan, ISBI Bandung
  • Ria Dewi Fajaria Prodi Tari Sunda, Fakultas Seni Pertunjukan, ISBI Bandung

Kata Kunci:

Tari Sunda, Strukturasi, Rekontruksi, Kontemporer

Abstrak

Perkembangan dalam dunia tari saat ini sangat pesat, terutama dalam bentuk penyajian tari. Munculnya beragam bentuk tari kreasi maupun tari kontemporer di wilayah Kota Bandung, menunjukkan perkembangan yang signifikan. Keberadaan penciptaan tari dapat bersinergi dan memberikan dampak positif dalam keilmuan seni tari, berupa proses penciptaan karya seni pertunjukan. Proses penciptaan tari di Kota Bandung khususnya dalam ruang akademisi tradisi, tanpa disadari berangkat dari bentuk kaidah Tari Sunda yang ada dalam ruang institusi menurut kurun waktu “Akademisi Seni Tari Indonesia (ASTI), Sekolah Tinggi Seni Indonesia (STSI) sampai dengan Institut Seni Budaya Indonesia (ISBI) Bandung”. Tujuan penelitian ini mengungkapkan perkembangan idiom-idiom tari tradisi budaya Sunda yang direkontruksi dalam kaidah keilmuan penciptaan tari. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan etnografi, menggunakan teori Strukturasi A. Gidden. Dimana institusi ditempatkan sebagai agen perubahan yang melahirkan aktor-aktor yaitu seniman atau kreator tari hasil lulusan dari proses Pendidikan agen tersebut, sesuai dengan kurikulumnya. Bagaimana para aktor dapat mendominasi dan memiliki nilai otoritatif serta alokatif; Bagaimana aktor dapat melegitimasi hasil karya tarinya dan bagaimana peran agen dan aktor dalam mengsignifikansikan proses perkembangan fenomena kekaryaan tari saat ini. Hasil dari penelitian ini akan diseminarkan dengan capaian prosiding, jurnal nasional terakreditasi sinta, dan HKI (Hak Kekayaan Intelektual) berupa karya tulis ringkasan penelitian.

Referensi

Achmad, Zainal Abidin. (2020). “Anatomi Teori Strukturasi Dan Ideologi Jalan Ketiga Anthony Giddens”. Jurnal Translitera, Vol 9 No. 2/ 2020.

Amadea, Bunga Almira. (2021). “Perwujudan Gerak Tari Sunda dan Tionghoa pada Karya Tari “Kang Kaili”. Universitas Negeri Jakarta: Jakarta.

Ardjo, Irawati Durban. (2008). Tari Sunda 1940-1965: Raden Tjetje Somantri dan Kiprah BKI. Pusbitari Press: Bandung.

Caturwati, Endang. (2022). Seni dan Ketahanan Budaya, Bandung: Sunan Ambu Press.

Creswell, John W. (2016). Research Design Pendekatan metode Kualitatif, Kuantitatif, dan Campuran. Edisi Bahasa Indonesia. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Hadi,Y Sumandiyo. (2018). Revitalisasi Tari Tradisional. Cipta Media: Yogyakarta.

Hadi, Y. Sumandiyo. (2024). Mengapa Menari, Yogyakarta: KEPE Press.

Iswarantara, Nur. (2017). Kreativitas Sejarah, Teori & Perkembangan, Yogyakarta: Gigih Pustaka Mandiri.

Kusumastuti, R.Aj. Siti Nurchaerani. (2017). “Perkembangan Koreografi Di Indonesia: Suatu Kajian Karya Tari Kontemporer Di Pusat Kesenian Jakarta-Taman Ismail Marzuki 1968–1987”. Doctoral thesis, Universitas Indonesia.

Nalan, Arthur S. (2022). Seni Temurun Ruang-Waktu-Peristiwa, Bandung: Sunan Ambu Press.

Nurcahyanti, Desi. (2020). Peran Kearifan Lokal Masyarakat Jawa Untuk Melestarikan Batik Tradisi di Girilayu,Karanganyar, Indonesia. Jurnal Mudra Vol 35, Nomor 2, hal. 145-153. Bali.

Nurwati, N dan Riyana R. (2017). Pengaruh Budaya Jawa Dalam Tarian Sunda Klasik Di Bandung Jawa Barat. Jurnal Social work Vol. 7 Nomor 1, Bandung.

Putriandini dkk. (2021). “Tari Jaran Endut, dari Cerita Rakyat ke Tari Kontemporer”. ISI Denpasar: Bali.

Sakti, Meiga F L, dkk. (2021). “Pelestarian Seni Tradisi Melalui Pelatihan Tari dan Karawitan di Kampung Adat Banceuy”. Bookchapter: Kolaborasi Civitas Aka-demika dan Masyarakat Menuju Seni Budaya Bangkit Pasca-Pandemi Covid-19. Bandung: Sunan Ambu Press.

Sugiyono. (2016). Cara Mudah Menyusun: Skripsi, Tesis dan Disertasi. Bandung: Alfabeta.

Supriyanto, Eko. (2015) “Perkembangan gagasan dan Perubahan Bentuk Serta Kreativitas Tari Kontemporer Indonesia (periode 1990-2008)”. UGM: Yogyakarta.

Supriyanto, Eko (2018) “Tubuh Tari Indonesia Sasikirana Dance Camp 2015-2016”. Jurnal Panggung, 28 (2). pp. 175-187.

Yudiaryani. (2020). Kreativitas Seni dan Kebangsaan. Badan Penerbit ISI Yogyakarta: Yogyakarta.

Yusuf, Muri. (2014). Metode Penelitian; Kuantitatif, Kualitatif, dan Penelitian Gabungan, Jakarta: Kencana.

Diterbitkan

2025-06-30

Cara Mengutip

Meiga Fristya Laras Sakti, Lia Amelia, & Ria Dewi Fajaria. (2025). DARI KLASIK KE KONTEMPORER: DINAMIKA PERKEMBANGAN TARI SUNDA. Jurnal Seni Makalangan, 12(1), 11–27. Diambil dari https://jurnal.isbi.ac.id/index.php/makalangan/article/view/4260