GOALS SEBUAH KARYA PENCIPTAAN TARI TERINSPIRASI DARI PERMAINAN OLAHRAGA FUTSAL

Penulis

  • Ereene Sylvana Nurhaz Prodi Seni Tari, Fakultas Seni Pertunjukan, ISBI Bandung
  • Lia Amelia Prodi Seni Tari, Fakultas Seni Pertunjukan, ISBI Bandung

Kata Kunci:

Goals, Kontemporer, Dramatik, Futsal

Abstrak

Karya tari dengan judul GOALS merupakan sebuah karya tari kontemporer yang terinspirasi dari permainan futsal. GOALS berasal dari bahasa Inggris yang memiliki arti tujuan akhir yang ingin dicapai. Gagasan utama dalam karya ini adalah perjuangan seorang pemain futsal yang mengalami intimidasi dari lawan yang licik dan bermain kasar. Karya ini menggambarkan proses panjang yang harus dilalui oleh pemain untuk mencapai tujuan akhir, yaitu goals, sebuah istilah yang juga bermakna pencapaian akhir. Penciptaan karya ini menggunakan metode eksplorasi, improvisasi, dan seleksi. Sumber gerak diambil dari aktivitas keseharian seperti berjalan, berlari, berguling, serta gerak futsal yang didistorsi dan distilisasi untuk menghasilkan bentuk gerak baru yang ekspresif. Karya ini digarap dengan pendekatan dramatik dalam gaya tari kontemporer, mengangkat tema perjuangan sebagai fokus utama. Hasil akhir dari proses ini adalah terwujudnya sebuah karya tari yang utuh, yang tidak hanya menampilkan estetika gerak tetapi juga menyampaikan pesan tentang semangat perjuangan, ketekunan dan keberanian dalam menghadapi tantangan untuk mencapai tujuan.

 

ABSTRACT

“GOALS” A DANCE CREATION INSPIRED BY THE GAME OF FUTSAL, DECEMBER 2025. The dance work entitled GOALS is a contemporary dance work inspired by the game of futsal. GOALS comes from English which means the final goal to be achieved. The main idea in this work is the struggle of a futsal player who experiences intimidation from cunning and rough opponents. This work depicts the long process that must be passed by the player to achieve the final goal, namely goals, a term that also means a final achievement. The creation of this work uses the methods of exploration, improvisation, and selection. The source of movement is taken from daily activities such as walking, running, rolling as well as futsal movements that are distorted and stylized to produce new, expressive movement forms. This creation is worked on with a dramatic approach in the style of contemporary dance, raising the theme of struggle as the main focus. The final result of this process is the realization of a complete dance work, which not only performs the aesthetics of movement but also conveys a message about the spirit of struggle, perseverance and courage in facing challenges to achieve goals. 

Keywords: Goals, Contemporary, Dramatic, Futsal

 

Referensi

Dewi, Citra Smara dan Fabianus Hiapianto K. (2012). Menjadi Skenografer. Solo: PT Tiga Serangkai Pustaka Mandiri.

Hadi, Y. S. (2003). Aspek Aspek Koreografi Kelompok. Yogyakarta: Elkaphi.

Hadi, Y. S. (2007). Kajian Tari Teks dan Konteks. Yogyakarta: Jurusan Seni Tari Press FSP, ISI Yogyakarta

Hadi, Y. S. (2012). Koreografi: Bentuk- Teknik- Isi. Yogyakarta: Cipta Media dan Jurusan Tari Fakultas Seni Pertunjukan, ISI Yogyakarta

Hawkins, Alma M. (2003). Bergerak Menurut Kata Hati. Terjemah oleh I Wayan Dibiya. Jakarta: Ford Foundation dan masyarakat Seni Pertunjukan Indonesia.

Muchtar, Remmy. (1992). Olahraga Pilihan. Jakarta: DEPDIKBUD Dirjen Dikti Proyek Pembinaan tenaga kependidikan.

Munandar, Utami. (2014). Kreativitas dan Keberbakatan. Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama.

Murgiyanto, Sal. (1992). Koreografi. Jakarta: Pusat Pembukuan Departemen Pendidikan dan Kebudayaan.

Rusliana, Iyus. (2001). Khasanah Tari Wayang. Bandung: STSI PRESS BANDUNG

Soedarsono. (1978). Pengantar Pengetahuan Komposisi Tari. Yogyakarta: ASTI Yogyakarta

Supriyanto, Eko. (2018). Ikat Kait Impulsif Sarira. Yogyakarta: Garudawacha

Widaryanto, F.X. (2009). Koreografi. Bandung: Jurusan Tari Sekolah Tinggi Seni Indonesia (STSI).

Diterbitkan

2025-12-31

Cara Mengutip

Ereene Sylvana Nurhaz, & Lia Amelia. (2025). GOALS SEBUAH KARYA PENCIPTAAN TARI TERINSPIRASI DARI PERMAINAN OLAHRAGA FUTSAL . Jurnal Seni Makalangan, 12(2), 131–146. Diambil dari https://jurnal.isbi.ac.id/index.php/makalangan/article/view/4719

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama