KARYA GURUH SUKARNO PUTRA DI GROUP TARI KINARYA SOERYA SOEMIRAT PURA MANGKUNEGARAN

Penulis

  • Dinar Ayu Astarinny Program Studi Pascasarjana ISI Surakarta

Kata Kunci:

Transformasi, Koreografi, Tari Indonesia Jaya, Kinarya Soerya Soemirat

Abstrak

Penelitian ini membahas transformasi koreografi Tari Indonesia Jaya karya Guruh Sukarno Putra yang diajarkan dan dipentaskan oleh Group Tari Kinarya Soerya Soemirat Pura Mangkunegaran. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan proses adaptasi koreografi dan peran grup tari tersebut dalam pelestarian seni kreasi Nusantara. Menggunakan metode kualitatif, data diperoleh melalui studi pustaka, observasi partisipatif, wawancara, dan dokumentasi, pendekatan teori dari Alma M. Hawkins, dorongan manusia untuk berkomunikasi lewat gerakan yang terjalin bersama pengalaman dan ritme. Proses koreografer dalam mereplikasi tari Indonesia Jaya untuk menjadi materi dan tari unggulan di Kinarya Soerya Soemirat mengalami penyesuaian gerak, pola lantai, dan kostum agar sesuai dengan karakteristik penari di Kinarya Soerya Soemirat, tanpa menghilangkan nilai nasionalisme dan keberagaman budaya yang menjadi inti karya tersebut. Transformasi tercermin dalam upaya pelestarian yang adaptif dan edukatif. Kinarya Soerya Soemirat terbukti mampu menjalankan sistem pembinaan yang terstruktur dan berkelanjutan melalui program latihan berjenjang, regenerasi usia dini, dan kepemimpinan yang kolaboratif.

ABSTRACT

TRANSFORMATION OF THE CHOREOGRAPHY OF INDONESIA JAYA DANCE BY GURUH SUKARNO PUTRA IN THE KINARYA SOERYA SOEMIRAT DANCE GROUP OF PURA MANGKUNEGARAN, DECEMBER 2025. This study discusses the transformation of the choreography of Indonesia Jaya Dance by Guruh Sukarno Putra which is taught and performed by the Kinarya Soerya Soemirat Pura Mangkunegaran Dance Group. The purpose of this study is to describe the process of choreography adaptation and the role of the dance group in preserving Nusantara creative arts. Using qualitative methods, the data were obtained through literature studies, participatory observations, interviews, and documentation, a theoretical approach from Alma M. Hawkins, the human drive to communicate through movement that is interwoven with experience and rhythm. The choreographer's process in replicating the Indonesia Jaya dance to become the leading material and dance in Kinarya Soerya Soemirat experienced adjustments in movement, floor patterns, and costumes to suit the characteristics of the dancers in Kinarya Soerya Soemirat, without eliminating the values of nationalism and cultural diversity that are the core of the work. The transformation is reflected in adaptive and educative preservation efforts. Kinarya Soerya Soemirat has proven to be able to run a structured and sustainable coaching system through tiered training programs, early age regeneration, and collaborative leadership.

 

Keywords: Transformation, Choreography, Indonesia Jaya dance, Kinarya Soerya Soemirat

 

Referensi

Alfiyanti, Diana Gusti, Desyandri, Farida Mayar, Alfi Khairil Huda (2023). Seni Tari Tradisional Dalam Menanamkan Nilai Nasionalisme Di Sekolah Dasar dalam Didaktik, Jurnal Ilmiah PGSD FKIP Universitas Mandiri.

Hadi, Y. Sumandiyo, (2012). Koreografi (Bentuk-Teknik-Isi). Yogyakarta: Cipta Media.

Hawkins, Alma M, (1990). Creating Through Dance: Mencipta Lewat Tari. Terj. Y. Sumandiyo Hadi. Yogyakarta. ISI Yogyakarta.

Kuswarsantyo. "Inovasi, Difusi, dan Perubahan Konteks dalam Penciptaan Karya Tari" karya, yang diterbitkan dalam Jurnal IMAJI, Vol. 19 No. 2, Oktober 2020.

Malarsih, Tjetjep Rohendi Rohidi, Totok Sumaryanto, Hartono, (2017). Mangkunegaran dance style in the custom and tradition of Pura Mangkunegaran dalam Harmonia, Journal of Arts Research and Education. Faculty of Language and Arts, Universitas Negeri Semarang.

Mikaresti, Pamela, Herlinda Mansyur, (2022). Pewarisan Budaya Melalui Tari Kreasi Nusantara dalam Gorga, Jurnal Seni Rupa. Universitas Negeri Medan.

Nurasih, Nunung, Nanan Supriyatna, (2019). Transformasi Topeng Rumyang Gaya Slangit Melalui Penyadapan dan Pelatihan di Sanggar Tari Topeng Adiningrum Cirebon dalam Makalangan. Institut Seni Budaya Indonesia Bandung.

Puspitasari, Anugrahaning Della Puspitasari, Devina Christy Natalia2, Mahawi Marsudi, Sri Marmoah. Pura Mangkunegaran dan Keraton Kasunanan Surakarta sebagai Sarana Wisata Edukasi Sejarah. Abdimas Pariwisata Vol. 6 No. 1 Tahun 2025. 10.36276/jap.v5i2.481 55 *

Septiana, Dewi Rahmawati (2020). Koreografi Tari Sobrak di Sanggar Tari Soerya Soemirat Kota Surakarta. (Skripsi, Universitas Negeri Malang).

Soedarsono, R.M, (2001). Metodologi Penelitian Seni Pertunjukkan dan Seni Rupa. Bandung : Masyarakat Seni Pertunjukkan.

Sukma, Kharisma Melati, Tri Wahyuningtyas, Ika Wahyu Widyawati (2023). Keberadaan Sanggar Seni Acharya Budaya dalam Pengembangan Seni Tari di Kabupaten Blitar dalam JoLLA, Journal of Language, Literature, and Arts. Universitas Negeri Malang.

Wijaya, Harist Harjanti, Eny Kusumastuti, (2019). Estetika Beksan Srimpi Mandrarini di Pura Mangkunegaran dalam Jurnal Seni Tari. Universitas Negeri Semarang.

Diterbitkan

2025-12-31

Cara Mengutip

Dinar Ayu Astarinny. (2025). KARYA GURUH SUKARNO PUTRA DI GROUP TARI KINARYA SOERYA SOEMIRAT PURA MANGKUNEGARAN. Jurnal Seni Makalangan, 12(2), 170–181. Diambil dari https://jurnal.isbi.ac.id/index.php/makalangan/article/view/4722