Nilai Filosofis Mamuli dalam Sejarah, Tradisi, dan Budaya Masyarakat Sumba Timur

Authors

  • Yuliana Hambuwali Institut Seni Budaya Indonesia Bandung, Indonesia

Abstract

Penelitian ini mengkaji artefak budaya bernama mamuli yang berasal dari Sumba Timur, sebagai
bagian dari ekspresi identitas, spiritualitas, serta struktur sosial masyarakat setempat. Mamuli bukan hanya
merupakan perhiasan logam berharga, melainkan simbol perempuan, kesuburan, dan hubungan kosmis dengan
leluhur. Fenomena ini menunjukkan adanya keberlangsungan nilai-nilai tradisional yang kompleks dalam
masyarakat Sumba Timur, di tengah tekanan modernisasi dan globalisasi. Dengan menggunakan pendekatan
kualitatif deskriptif dan metode historiografis, penelitian ini mengungkap makna filosofis mamuli, peran
sosialnya dalam sistem kekerabatan dan upacara adat, serta respons budaya terhadap transformasi zaman.
Penelitian ini melibatkan wawancara dengan tokoh adat, pengrajin lokal, dan pengamatan partisipatif dalam
ritus adat sebagai metode pengumpulan data utama. Hasilnya menunjukkan bahwa mamuli berfungsi sebagai
jembatan antara sistem nilai tradisional dengan inovasi kontemporer yang terus berkembang, terutama dalam
konteks desain dan identitas budaya visual masyarakat Sumba Timur. Penelitian ini merekomendasikan
pelestarian budaya mamuli melalui integrasi dalam kurikulum lokal, promosi dalam produk seni rupa
kontemporer, serta kolaborasi lintas sektor untuk mendorong keberlanjutan warisan budaya. Dengan demikian,
mamuli bukan hanya representasi masa lalu, tetapi juga simbol masa depan budaya yang resilien dan dinamis.

Kata Kunci : filosofi, mamuli, sejarah, tradisi budaya, sumba timur

Downloads

Published

2025-12-29

How to Cite

Yuliana Hambuwali. (2025). Nilai Filosofis Mamuli dalam Sejarah, Tradisi, dan Budaya Masyarakat Sumba Timur. Pascasarjana ISBI Bandung Conference Series, 126–130. Retrieved from https://jurnal.isbi.ac.id/index.php/prosidingpasca/article/view/4696

Citation Check