MODEL REPRESENTASI NILAI LOKAL PADA MONUMEN RUANG PUBLIK SEBAGAI IDENTITAS KOTA DI JAWA BARAT
Abstract
Penelitian ini bertujuan mengembangkan model representasi nilai lokal dalam patung monumen ruang
publik sebagai bagian dari identitas kota di Jawa Barat. Patung monumen ruang publik dianggap penting
karena merefleksikan nilai-nilai lokal, sejarah, dan identitas kultural masyarakat. Namun, seringkali
nilai-nilai ini tidak terwakili secara akurat dalam desain dan pengelolaan patung monumennya. Penelitian
ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan sejarah dan semiotik. Pendekatan sejarah
menggali konteks sejarah dan makna monumen, sementara semiotik menganalisis simbol-simbol dalam
desain patung monumen. Penelitian ini meliputi tiga tahap: Analisis monumen publik di Jawa Barat,
Pengembangan model representasi nilai lokal, serta Implementasi dan evaluasi model tersebut pada
studi kasus patung monumen di Kota Bandung, Kabupaten Cianjur, Kabupaten Sumedang dan Kabupaten
Bogor. Hasil dari penelitian ini adalah model representasi inovatif yang memperkuat identitas kota
melalui patung monumen ruang publik, memberikan kontribusi terhadap pelestarian budaya lokal, serta
menjadi acuan bagi pengambil keputusan dan profesional dalam perencanaan patung monumen ruang
publik di Jawa Barat.





