METODE PEWARISAN SENI TRADISI LUKIS KACA GEGESIK CIREBON
Abstract
Lukis kaca Gegesik di Cirebon merupakan salah satu seni tradisi yang memiliki nilai historis, estetis,
dan spiritual, namun keberlanjutannya menghadapi tantangan akibat perubahan sosial, budaya, dan
minat generasi muda. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji metode pewarisan seni tradisi lukis
kaca yang dikembangkan oleh pelukis dan sanggar seni di Gegesik sebagai upaya menjaga
keberlangsungan seni tradisi lukis kaca. Metode kualitatif dengan pendekatan etnografi digunakan
melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi untuk menggali pola pembelajaran, interaksi sosial
masyarakat, serta praktik pewarisan yang berlangsung di lingkungan masyarakat. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa metode pewarisan dilakukan melalui model cantrik atau magang, pembelajaran
langsung di lingkungan masyarakat, serta melalui adaptasi pendidikan formal dan nonformal. Proses
pewarisan berfokus pada keterampilan teknis melukis kaca melalui transfer nilai filosofis, simbolis,
dan spiritual yang melekat dalam karya. Kesimpulannya, metode pewarisan seni tradisi lukis kaca
Gegesik menekankan kesinambungan antara teknik, nilai tradisi masyarakat lokal, dan konteks
spiritual, sehingga dapat menjadi model pengembangan pendidikan seni berbasis tradisi di era
modern.
Kata kunci: metode pewarisan, lukis kaca, gegesik, pendidikan seni, seni tradisi





