REDESIGN BUKU CERITA DINOSAURUS UNTUK ANAK KELAS 4-6 SD DENGAN SISIPAN KOMIK STRIP EDUKATIF

Febby Risyanti Wahyuni, Wildan Hanif, Nia Emilda

Abstract


The books presented for children in Elementary School (SD) have very few pictures, their contents are always filled with words or numbers. This learning process will lead to difficult to learn, especially among children. In this case, especially the function of children's art education is to bringing children's ability to think with visual or visual media. Based on this theory, it can be concluded that there is no need for a contradiction between spoken language and visual language in a learning system because in principle, study activities are an activities that requires both thought and imagination. Prof. Dr. H Primadi Tabrani says that "Art education, especially fine arts education, is an inseparable part of children as a whole, which has long been recognized in the world, including Indonesia" (2014: 15). The method for creating this work is done through three stages: Process redesigning for the “Dinosaurs” book, creating synopsis for dinosaur education comic, and presentation of the book so that it can provide different added values.

 

Keywords: Imagination, Illustrations, Comic, Visual Communication, Design

------------------------------------------------------------------------------------------

Buku-buku yang disajikan kepada anak-anak di Sekolah Dasar (SD) sangat sedikit gambar, isinya selalu dipenuhi dengan kata-kata atau angka-angka. Proses belajar seperti itu menimbulkan kejenuhan khususnya pada kalangan anak-anak. Dalam hal ini khususnya fungsi dalam pendidikan seni rupa anak adalah membina kemampuan anak untuk berpikir dengan media gambar atau rupa. Dengan berpijak dari teori ini dapat disimpulkan bahwa tidak perlu adanya pertentangan antara bahasa kata dan bahasa rupa dalam sebuah sistem pembelajaran karena pada prinsipnya kegiatan belajar adalah sebuah aktivitas yang menuntut agar seseorang untuk berpikir maupun berimajinasi. Prof. Dr. H Primadi Tabrani (2014, hlm. 15) mengatakan “Pendidikan seni, khususnya Pendidikan seni rupa, merupakan bagian yang tak terpisahkan dari anak seutuhnya sudah cukup lama diakui di dunia, termasuk Indonesia”. Metode praktik pembuatan karya ini, dilakukan melalui tiga tahapan : Proses perancangan redesain buku, membuat sinopsis cerita komik edukatif dinosaurus, dan penyajian pada buku sehingga dapat memberikan nilai tambah yang berbeda.

 

Kata Kunci: Imajinasi, Gambar Ilustrasi, Komik, Desain Komunikasi Visual


Full Text:

PDF

References


Hendratman, H. (2006). Tips n Trix-Computer Graphics Design!, Bandung : Penerbit INFORMATIKA.

Hendratman, H. (2014). Computer Graphic Design-Revisi Kedua. Bandung : Penerbit INFORMATIKA.

Primadi, T. H. (2014). Proses Kreasi Gambar Anak, Proses Belajar. Jakarta : Penerbit Erlangga.

Rita L, DKK. (1953). Pengantar Psikologi, Edisi Kesebelas, Jilid 1. Batam, Interaksara.

Rustan, S. (2009). Layout-Dasar dan Penerapannya-edisi baru 2009. Jakarta : Penerbit Erlangga.

Widya Wiyata Pertama Anak-anak. (1991). Dinosaurus. Jakarta : Tira Pustaka Jakarta.

Winata, K, H. (2017). Belajar-Membuat Komik. Yogyakarta : Penerbit Bentang Komik.

Pertama, W, W. (1991). Anak-anak Dinosaurus. Jakarta: Tira Pustaka Jakarta.

Safiyudin, Y. (2016). Perancangan Buku Gambar Bercerita-Untuk Anak Kelas 5 SD. Tugas Akhir: ISBI Bandung

Sumber Lainnya:

http://repository.maranatha.edu/20553/3/1064098_Chapter1.pdf

https://id.m.wikipedia.org/wiki/Fosil#:~:text=Fosil%20

https://www.pelajaran.co.id/2020/05/pengertian-komik.html




DOI: http://dx.doi.org/10.26742/atrat.v9i1.1661

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Lisensi Creative Commons
Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi 4.0 Internasional.