Futatsu No Bunka: Penciptaan Ready To Wear Deluxe Bergaya Kimono Kurotomesode Dengan Aplikasi Motif Wayang Rama Shinta
DOI:
https://doi.org/10.26742/atrat.v12i2.3567Kata Kunci:
ready to wear deluxe, the kurotomesode kimono., the wayang rama shintaAbstrak
Penelitian ini membahas pengembangan busana baru dengan menggabungkan dua ikon budaya yang berbeda, yakni Kimono Kurotomesode dari Jepang dan Wayang Rama Shinta dari Indonesia. Perancangan ini dilandasi oleh keinginan untuk menciptakan sebuah karya fesyen yang menggabungkan esensi kedua budaya tersebut yakni karya ready to wear deluxe dengan gaya kimono kurotomesode dan pengaplikasian motif Wayang Rama Shinta, hal ini juga menunjukkan perpaduan unik antara keindahan tradisional Jepang dan kekayaan budaya Indonesia. Metode yang digunakan adalah eksplorasi, perancangan, dan perwujudan, dengan fokus pada teknik bordir pada motif Wayang Rama Shinta. Hasilnya adalah enam karya busana yang dipamerkan dalam acara Jogja Fashion Parade tahun 2024.
Referensi
Dewa Ayu Putu Leliana Sari. (t.thn.). Tinjauan tentang Tingkatan dalam Industri Fashion. Desain Mode ISI Denpasar, 4.
Enre, A. (t.thn.). Identifikasi Strategi Penyajian Gagasan. Diambil kembali dari text-id.123dok.com: https://text-id.123dok.com/document/6qmepwn8z-identifikasi-strategi-penyajian-gagasan-51216143-kajian-kritis-mgmp-pdf.html
Gustami, S. (2007). Butir-butir Mutiara Estetika Timur. Yogyakarta: Prasista.
Margono, M. N. (2000). Rama Wijaya & Sinta. Dalam 51 Karakter Tokoh Wayang Populer (hal. 23 & 66). Yogyakarta: PT Hafamira.
Putri, A. A., & Lusiana, Y. (2000). Analisis Semiotika Pakaian Tradisional Jepang Kimono Kurotomesode. Janaru Saja Jurnal Program Studi Sastra Jepang, 2.
Putri, M. A. (2012, September 28). Pengerian Kualitas Bordir. Diambil kembali dari text-id.123.com: https://text-id.123dok.com/document/oz11vn6ez-pengertian-kualitas-bordir-landasan-teori.html
Suciati S.Pd., M. (t.thn.). Moodboard. file.upi.edu, 1.
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Citation Check
Lisensi
Hak Cipta (c) 2024 Giazkha Fatma Delaneirabudy, Nadia Rachmaya Ningrum Budiono, Annisa Fitra

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.
The Authors submitting a manuscript do so on the understanding that if accepted for publication, copyright of the article shall be assigned to jurnal Atrat and Jurusan Seni Rupa STSI Bandung as the publisher of the journal. Copyright encompasses rights to reproduce and deliver the article in all form and media, including reprints, photographs, microfilms, and any other similar reproductions, as well as translations.
Jurnal Atrat and the Editors make every effort to ensure that no wrong or misleading data, opinions or statements be published in the journal. In any way, the contents of the articles and advertisements published in jurnal Atrat are the sole and exclusive responsibility of their respective authors and advertisers.
The Copyright Transfer Form can be downloaded here: [Copyright Transfer Form JTSiskom]. The copyright form should be signed originally and send to the Editorial Office in the form of original mail, scanned document or fax :
Agus Cahyana (Editor-in-Chief)
Editorial Office of Jurnal Atrat
Department of fine art and design. ISBI Bandung
Jl. Buah Batu 212
Email: jurnalatrat@gmail.com





