Makna Simbolis dalam Kesenian Goong Renteng Sumedang: Kajian Etnografis pada Tradisi Musik Sunda
Makna Simbolis dalam Kesenian Goong Renteng Sumedang: Kajian Etnografis pada Tradisi Musik Sunda
Kata Kunci:
Goong Renteng, Sumedang, budaya Sunda, filosofiAbstrak
Goong Renteng merupakan warisan budaya Sunda yang sarat dengan nilai-nilai filosofis, terutama yang tercermin dalam konsep "silih asah, silih asih, silih asuh." Penelitian ini bertujuan mengkaji makna filosofis dan simbolik dari Goong Renteng, instrumen musik tradisional dari Sumedang, Jawa Barat, melalui tinjauan literatur. Penelitian ini menganalisis berbagai literatur, termasuk buku, artikel ilmiah, dan penelitian terdahulu, untuk mengeksplorasi bagaimana struktur, fungsi, dan penggunaan Goong Renteng mencerminkan pandangan hidup masyarakat Sunda tentang kebersamaan, harmoni, dan hubungan manusia dengan alam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Goong Renteng tidak hanya berfungsi sebagai alat musik, tetapi juga sebagai simbol kerukunan dan kebijaksanaan lokal yang penting dipertahankan. Selain itu, penelitian ini juga menyoroti relevansi nilai-nilai yang terkandung dalam Goong Renteng dalam kehidupan modern, khususnya dalam menjaga keseimbangan sosial dan ekologis. Diharapkan, penelitian ini dapat berkontribusi pada pelestarian budaya Sunda dan memperkaya pemahaman tentang warisan budaya Indonesia.
Referensi
Firdaus, I. (2022). Revitalisasi Nilai Budaya pada Generasi Muda Melalui Kesenian Tradisi. Jurnal Warisan Budaya, 7(3), 200–212. https://doi.org/10.31292/jwb.v7i3.XXXX
Heryanto, H. (2014). Filosofi dan Simbolisme dalam Musik Tradisional Sunda. Jakarta: Lembaga Penelitian Musik.
Hidayat, M. (2020). "The Art of Playing Goong Renteng: Techniques and Cultural Significance." Cultural Studies Review, 15(2), 78-91.
Kusnadi, A., & Rachman, T. (2020). Peran Musik Tradisional dalam Pewarisan Nilai Sosial Budaya Sunda. Jurnal Ilmu Budaya, 18(2), 115–128. https://doi.org/10.22146/jib.v18i2.XXXX
Lubis, T. (2017). Kebudayaan Sunda: Sejarah dan Filosofi. Bandung: Penerbit Kebudayaan.
Pradipta, Y. (2021). Ekologi Budaya Sunda: Nilai Harmoni dalam Musik Tradisional. Jurnal Ekologi Sosial Budaya, 5(1), 75–89. https://doi.org/10.5281/zenodo.XXXXXX
Rochadi, A. (2016). "Goong Renteng: A Traditional Musical Instrument of Sumedang." Journal of Indonesian Music and Culture, 12(1), 45-60.
Soeharto, D. (2018). "Traditional Arts of West Java: Goong Renteng and Its Role in CulturalPreservation." Proceedings of the International Conference on Southeast Asian Arts, 22, 134-145.
Soeparno, E. (2016). "Cultural Values in Sundanese Music: The Case of Goong Renteng." Journal of Ethnomusicology, 14(2), 78-89.
Suryana, R. (2019). Pendekatan Etnografi pada Penelitian Musik Tradisional Sunda. Jurnal Etnografi Nusantara, 4(1), 45–58. https://doi.org/10.24832/jen.v4i1.XXXX
Wijaya, D. (2023). Strategi Pelestarian Musik Tradisional di Era Globalisasi. Jurnal Seni dan Budaya Nusantara, 10(1), 55–67. https://doi.org/10.24167/jsbn.v10i1.XXXX
Zainal, A. (2019). Musik Tradisional Indonesia: Perspektif Filosofis dan Kultural. Yogyakarta: Universitas Gadjah Mada Press.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Citation Check
Lisensi
Hak Cipta (c) 2024 Hilal Hadyan Ruchimat, Ismet Ruchimat

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.
As part of the submission process, authors are required to check off their submission's compliance with all of the following items, and submissions may be returned to authors that do not adhere to these guidelines. The submission has not been previously published, nor is it before another journal for consideration (or an explanation has been provided in Comments to the Editor). The submission file is in OpenOffice, Microsoft Word, RTF, or WordPerfect document file format. Where available, URLs for the references have been provided. The text is single-spaced; uses a 12-point font; employs italics, rather than underlining (except with URL addresses); and all illustrations, figures, and tables are placed within the text at the appropriate points, rather than at the end. The text adheres to the stylistic and bibliographic requirements outlined in the Author Guidelines, which is found in About the Journal. If submitting to a peer-reviewed section of the journal, the instructions in Ensuring a Blind Review have been followed.