STUDI DESKRIPTIF SEBUKU PADA ADA BEGURU DALAM RITUALPERNIKAHANDIDESAKUTELINTANG,KECAMATAN BUKIT, KABUPATEN BENER MERIAH

Descriptive Study of Sebuku in Ada Beguru during the Wedding Ritual in Kute Lintang Village, Bukit District, Bener Meriah Regency

Penulis

  • sumi ati Institut Seni budaya Indonesia Aceh, Indonesia
  • Tria Ocktarizka Institut Seni Budaya Indonesia (ISBI) Aceh, Indonesia
  • Humaira Anwar Institut Seni Budaya Indonesia (ISBI) Aceh, Indonesia

Abstrak

Penelitian ini berjudul “Studi Deskriptif Sebuku pada Adat Beguru dalam Ritual Pernikahan di Desa Kute Lintang, Kecamatan Bukit, Kabupaten Bener Meriah”. Adapun yang penulis teliti dalam penelitian ini adalah bagaimana Struktur Lagu Sebuku pada Adat BegurudalamRitualPernikahandiDesaKute Lintang,KecamatanBukit,KabupatenBener Meriah. Tujuan penelitian ini untuk mengkaji bagaimana Struktur Lagu Sebuku pada Adat BegurudalamRitualPernikahandiDesaKute Lintang,KecamatanBukit,KabupatenBener Meriah.Penelitianinimenggunakanjenispenelitiankualitatifdenganpendekatandeskriptif. Data yangdiperoleh dengan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi.Teknikanalisis data menggunakan reduksi data, penyajian data dan verifikasi data. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori Jamalus dan Bruno Natlle, Jamalus menyebutkan struktur lagu adalah susunan serta hubungan antar unsur-unsur musik dalam suatu lagu, dan untuk memperkuatgagasandariteoriJamalus,penelitijugamenggunakanteoriBrunoNatlle,untuk menganalisis struktur lagu menggunakan unsur-unsur sebagai berikut: pembendaharaan nada, tangga nada, tonalitas, interval, kantur melodi, ritme tempo dan bentuk. Sebukupada adat beguru dilakukan di pagi hari, memakai upuh ulen-ulen dan duduk diatas ampang sebelum akad nikah dilakukan. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa struktur lagu sebuku memiliki unsur-unsur musik yang dikemukakan oleh Bruno Nattle dari kedelapan unsur-unsurmusiktersebuthanyaritmeyangtidakadapadasebukutersebut, karenasebuku tidak berpatokan dan tidak terikat pada ritme, namun dari ketujuh unsur-unsur tersebut ada pada sebuku tetapi tidak terikat dan masih berubah-ubah. Katakunci:Beguru,Sebuku,Ritual pernikahanGayo.

Referensi

Arda, N., Ismawan, I., & Ramdiana, R. (2020). Nilai-nilai Pendidikan pada Sebuku Beguru dalam Konteks Sosial Masyarakat Etnik Gayo. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Seni, Drama, Tari & Musik, 5(3).

Hidayatullah, R. (2022). Kreativitas Dalam Musik Tradisional (Sebuah Tinjauan Artikel).JournalofMusicEducationandPerformingArts(JMEPA),2(1),1- 10.

Moleong, L. J. (2014). Metode penelitian kualitatif edisi revisi. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Nettl,Bruno. 2012.Teori dan Metode dalam Etnomusikologi. Jayapura: Jayapura Center of Music.

Ocktarizka, T. (2021). Nilai Adat Istiadat dalam Ritual Sebuku pada Prosesi Perkawinan Masyarakat Suku Gayo di Kabupaten Aceh Tengah. DESKOVI: Art and Design Journal, 4(1), 38-42.

Diterbitkan

2024-12-30

Citation Check