Pengembangan Keterampilan Bernyanyi Mahasiswa Difabel Nonfisik melalui Pelatihan Musik di Art Therapy Center Widyatama
Kata Kunci:
singing training, non-physical disabilities, music, arts education, adaptive teachingAbstrak
Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan proses dan hasil pelatihan keterampilan bernyanyi pada mahasiswa difabel nonfisik di Art Therapy Center Widyatama. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan observasi dan wawancara sebagai teknik pengumpulan data utama. Penelitian ini menemukan bahwa pelatihan keterampilan bernyanyi dilakukan melalui beberapa tahap, yaitu pengenalan teknik dasar, praktek bernyanyi, dan evaluasi performa. Meskipun terdapat kendala dalam proses pelatihan, seperti kesulitan adaptasi dengan metode pembelajaran, hasil menunjukkan bahwa mahasiswa mampu mengembangkan keterampilan vokal mereka secara signifikan. Temuan ini mendukung pentingnya adaptasi metode pengajaran sesuai dengan kebutuhan khusus siswa difabel untuk memaksimalkan potensi mereka dalam bidang seni musik.
Kata kunci: pelatihan bernyanyi, difabel nonfisik, musik, pendidikan seni, pengajaran adaptif
Referensi
DAFTAR PUSTAKA
Buku
Atmaja, J. R. (2019). Pendidikan dan bimbingan anak berkebutuhan khusus. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.
Firman, A. (2022). Konsep dan pengukuran efektivitas pelatihan dan pengembangan sumber daya manusia. Makassar: Goresa Pena.
Okatara, B. (2015). Enam jam jago teknik vokal. Jakarta: Gudang Ilmu.
Sahir, S. H., dkk. (2023). Model-model pelatihan dan pengembangan SDM. Medan: Yayasan Kita Menulis.
Sakrie, Denny. (2015). 100 tahun musik Indonesia. Jakarta. Gagas Media.
Samuels, Robert. (2004). Mahler's Sixth Symphony: A Study in Musical Semiotics. England. Cambridge University Press.
Sekewaël, Roos. (2016). Indonesian Popular Music And Identity Expressions Issues Of Class, Islam And Gender. Leiden University.
Sugiyono. (2021). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Somantri, S. (2018). Psikologi anak luar biasa. Bandung: PT Refika Aditama.
Widyawan, P. (2020). Membina suara. Yogyakarta: Percetakan Rejeki Yogyakarta.
Jurnal
Husni, E. (2017). Pengembangan metode sensasi dalam bentuk handset mobile bagi penyandang autis, 7, 40-48.
Kartika, N. M., & Latifah, D. (2019). Belajar otodidak untuk mencapai kompetensi improvisasi bagi pemain keyboard komunitas band di Bandung, 74-83.
Kurniasih. (2021). Pengaruh komunikasi internal dan komunikasi eksternal terhadap kinerja pegawai, 5(1), 633-638.
Skripsi
Almira, T. (2021). Kreasi musik kolaboratif mahasiswa difabel Art Therapy Center Widyatama (Skripsi, Universitas Pendidikan Indonesia).
Lestari, N. D. (2018). Pembelajaran vokal anak usia 8 tahun di Dotodo Music Edutainment Bandung (Skripsi, Universitas Pendidikan Indonesia).
Anatasha, N. (2023). Metode dan proses pembelajaran vokal di Lembaga Kursus Karunia Bersama Lucky Jakarta (Skripsi, Sekolah Tinggi Ilmu Musik Bandung).
Laman Internet
Indomangga. (2020). 5 macam teknik vokal dalam bernyanyi. Diakses dari https://blog.musigpro.com/5-macam-teknik-vokal-dalam-bernyanyi
Sewaka, A. (2018). Mengenal metode sensasi untuk ajak anak autis berkomunikasi. Diakses dari https://www.haibunda.com/parenting/mengenal-metode-sensasi-untuk-ajak-anak-autis-berkomunikasi
Widyatama.ac.id. (2023). Art Therapy Center. Diakses dari https://www.widyatama.ac.id/art-therapy-center/
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Citation Check
Lisensi
Hak Cipta (c) 2024 Soni Reffali, Yully Hidayah, Siti Khumairo

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.
As part of the submission process, authors are required to check off their submission's compliance with all of the following items, and submissions may be returned to authors that do not adhere to these guidelines. The submission has not been previously published, nor is it before another journal for consideration (or an explanation has been provided in Comments to the Editor). The submission file is in OpenOffice, Microsoft Word, RTF, or WordPerfect document file format. Where available, URLs for the references have been provided. The text is single-spaced; uses a 12-point font; employs italics, rather than underlining (except with URL addresses); and all illustrations, figures, and tables are placed within the text at the appropriate points, rather than at the end. The text adheres to the stylistic and bibliographic requirements outlined in the Author Guidelines, which is found in About the Journal. If submitting to a peer-reviewed section of the journal, the instructions in Ensuring a Blind Review have been followed.