TARI NGECEK SETEPAK KARYA ANDI SUPARDI DI SANGGAR KINANG PUTRA

Penulis

  • Sulthan Irsyad Rahmagya Prodi Seni Tari, Fakultas Seni Pertunjukan, ISBI Bandung
  • Ai Mulyani Prodi Seni Tari, Fakultas Seni Pertunjukan, ISBI Bandung
  • Risa Nuriawati Prodi Tari Sunda, Fakultas Seni Pertunjukan, ISBI Bandung

Kata Kunci:

Tari Ngecek Setepak, Andi Supardi, Struktur

Abstrak

Tari Ngecek Setepak merupakan sebuah tari kreasi yang diciptakan oleh Andi Supardi di Sanggar Kinang Putra pada tahun 2017. Kata Ngecek sendiri berarti enjot, dorong dan tekan, sedangkan kata Setepak berarti mengikuti irama gendangan topeng. Tarian ini terinspirasi dari kesenian Topeng Betawi yang kemudian dikembangkan menjadi sebuah bentuk kreasi baru. Hal tersebut yang menjadi daya tarik utama bagi penulis untuk mengkaji tarian dengan fokus pada struktur Tari Ngecek Setepak. Metode penelitian yang digunakan yaitu menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif analisis dengan langkah-langkah pengumpulan data sebagai berikut; studi pustaka, studi lapangan, dan analisis data. Penelitian ini menggunakan teori struktur dari Y Sumandiyo Hadi yang terdiri atas; gerak tari, ruang tari, iringan tari, judul tari, tema tari, tipe/jenis/sifat tari, mode penyajian, jumlah penari dan jenis kelamin, rias dan kostum, tata cahaya dan properti tari. Penelitian ini menghasilkan data mengenai struktur Tari Ngecek Setepak yang di dalamnya ada korelasi antar aspek-aspeknya. Adapun struktur tarinya yaitu terdiri dari; gerak tari yang dapat ditampilkan pada panggung proscenium dan arena menggunakan alat musik gambang kromong, dengan tema kegembiraan yang bersifat non-literal atau tidak bercerita, tarian ini berjenis tari kreasi baru dengan tipe murni dan memiliki mode penyajian simbolis-representasional. Tari Ngecek Setepak ditarikan secara berkelompok berjumlah lima orang penari perempuan dengan rias korektif dan kostum tari yang dimodifikasi dari tari tradisi Betawi, dengan tata cahaya yang menyesuaikan dengan kebutuhan penampilan.

 

ABSTRACT

NGECEK SETEPAK DANCE BY ANDI SUPARDI AT KINANG PUTRA STUDIO, DECEMBER 2025. The Ngecek Setepak Dance is a creative dance created by Andi Supardi at the Sanggar Kinang Putra in 2017. The word "Ngecek" itself means to push and press, while the word "Setepak" means to follow the rhythm of the Topeng drumming. This dance is inspired by the Betawi Topeng art, which was then developed into a new creative form. This is the main attraction for the author to study the dance, focusing on the structure of the Ngecek Setepak Dance. The research method used is a qualitative research method with a descriptive-analytical approach, with the following data collection steps: literature study, field study, and data analysis. This study uses the structure theory by Y Sumandiyo Hadi, which consists of: dance movement, dance space, dance accompaniment, dance title, dance theme, dance type/nature/character, presentation mode, number of dancers and gender, makeup and costume, lighting, and dance properties. This research produces data on the structure of the Ngecek Setepak Dance, in which there is a correlation between its aspects. The dance structure consists of: dance movements that can be performed on a proscenium stage and in an arena using gambang kromong musical instruments, with a theme of joy  that  is non-literal or non-narrative,  this   dance is a new creative dance with a pure type and has a symbolic-representational presentation mode. The Ngecek Setepak Dance is performed in a group of five female dancers with corrective makeup and dance costumes modified from Betawi traditional dance, with lighting adjusted to the performance needs.

 

Keywords: Ngecek Setepak Dance, Andi Supardi, Structure.

Referensi

Caturwati, Endang. 2022. Seni & Ketahanan Budaya. Bandung: Sunan Ambu Press.

Hadi, Y. Sumandiyo. 2024. Mengapa Menari. Yogyakarta: Kepel Press.

____________. 2012. Koreografi Bentuk-Teknik-Isi. Yogyakarta: Cipta Media.

____________. 2007. Kajian Tari Teks dan Konteks. Yogyakarta: Cipta Media.

____________. 2003. Aspek-aspek Dasar Koreografi Kelompok. Yogyakarta: eLKAPHI.

Miroto, Martinus. 2022. Dramaturgi Tari. Badan Penerbitan ISI Yogyakarta.

Parani, Julianti dkk. 2017. Seni Pertunjukan Kebetawian. Jakarta: IKJ Press.

Ramlan, Lalan. 2019. Metode Penelitian Tari. Bandung: Sunan Ambu Press.

Rusliyana, Iyus. 2016. Tari Wayang. Bandung: Sunan Ambu Press.

Rustiyanti, Sri, dkk. 2017. Mencermati Seni Pertunjukan Dari Berbagai Wacana. Bandung: Sunan Ambu Press.

Suanda, Toto Amsar, dkk. 2015. Menjelajahi Topeng Jawa Barat. Dinas Pariwisata Kebudayaan Bandung.

Sugiyono. 2020. Metode Penelitian Kualitatif: Bandung: Alfabeta.

Sumaryono dan Endo Suanda. 2005. Tari Tontonan. Lembaga Pendidikan Seni Nusantara Jakarta.

Sumiati, Lilis, dkk. 2023. Buku Ajar Analisa Tari. Bandung: Sunan Ambu Press.

Diterbitkan

2025-12-31

Cara Mengutip

Sulthan Irsyad Rahmagya, Ai Mulyani, & Risa Nuriawati. (2025). TARI NGECEK SETEPAK KARYA ANDI SUPARDI DI SANGGAR KINANG PUTRA . Jurnal Seni Makalangan, 12(2), 203–216. Diambil dari https://jurnal.isbi.ac.id/index.php/makalangan/article/view/4725