PEMETAAN PENCAK SILAT NUSANTARA SEBAGAI UPAYA PENDOKUMENTASIAN SENI DIGITAL
Abstract
Pemetaan pencak silat penting dilakukan sebagai upaya pendokumentasian ragam gerak seni pencak
dan pencak silat yang dilaksanakan pada 6 lokus penelitian yaitu Nias, Bali, Sumatera Barat, Sumbawa,
Ternate dan Tidore. Pelaksanaan penelitian ini dibantu oleh mitra PPS Betako Merpati Putih Ciomas
Bogor dan model pesilat yang berasal dari berbagai perguruan tinggi dan sanggar seni pencak serta
organisasi silat di 6 lokus tersebut. Mitra berperan membantu tim peneliti dalam proses pengumpulan
data di lapangan, melakukan FGD bersama dengan tim peneliti serta jejaring mitra yaitu organisasi
pencak silat, sanggar seni pencak dan perguruan tinggi seni serta universitas pendidikan seni di lokus
penelitian. Hasil pemotretan ragam gerak seni pencak dan pencak silat diproses dalam bentuk model
3D fotogrametri dengan perangkat lunak Agisoft Metashape dan Augmented Reality berbasis Unity dan
Vuforia Engine. Pendokumentasian ragam gerak seni pencak dan pencak silat pada tahap penelitian
tahun kedua, penelitian ini juga membuat alat ukur kerentanan emosi. Tim Peneliti bersama psikolog
Biro Psikologi Magna Penta membuat alat ukur kesehatan mental dalam seni pencak dan pencak silat.
Alat ukur kestabilan emosi pesilat ketika bertanding baik tunggal dan berpasangan. Selain itu kestabilan
emosi juga dibutuhkan oleh penari seni pencak ketika melakukan pertunjukan seni. Alat





