PSIFOLK PENCAK SILAT BERBASIS KEARIFAN LOKAL SEBAGAI INTERVENSI KETANGGUHAN MENTAL ATLET CEDERA PADA KOMPETISI

Authors

  • Sri Rustiyanti
  • Wanda Listiani
  • Anrilia E.M. Ningdyah
  • Suryanti
  • Sriati Dwiatmini

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh tingginya risiko cedera pada atlet pencak silat, yang tidak hanya
berdampak pada fisik tetapi juga mental. Cedera kompetisi sering kali memicu kecemasan, depresi,
dan penurunan motivasi, yang berpotensi mengakhiri karier atlet. Kondisi ini menuntut adanya
intervensi psikologis yang efektif dan relevan. Psifolk (Psikologi dan Folklor) dikembangkan sebagai
solusi, menggabungkan prinsip-prinsip psikologi olah raga dengan nilai-nilai kearifan lokal yang
terkandung dalam budaya pencak silat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan
metode studi kasus untuk menguji efektivitas Psifolk Pencak Silat. Partisipan adalah beberapa atlet
pencak silat yang pernah mengalami cedera secara signifikan selama kompetisi. Intervensi
dilakukan melalui sesi konseling dan latihan mental yang terstruktur. Instrumen penelitian meliputi
wawancara, observasi, dan catatan harian partisipan. Hasil penelitian ini, menunjukkan bahwa
Psifolk Pencak Silat secara signifikan dapat meningkatkan ketangguhan mental atlet. Partisipan
mampu menerima kondisi cedera, mengelola emosi negatif, dan membangun kembali motivasi untuk
kembali berlatih. Integrasi nilai-nilai kearifan lokal terbukti efektif dalam memfasilitasi proses
pemulihan psikologis, memberikan makna yang lebih dalam terhadap pengalaman cedera, dan
memperkuat identitas diri sebagai pesilat.
Kata kunci: psifolk, atlet pencak silat, cedera, intervensi, ketangguhan mental.

Downloads

Published

2025-12-01