Skip to main navigation menu Skip to main content Skip to site footer

Islam, Seni Musik, dan Pendidikan Nilai di Pesantren

Abstract

 

The purpose of this study is to give a description about how the Islam views about art, especially music art. To explain about this purpose, the documentation study is applied in this research. The de- scription is done ontologically, epistemologically, and axiological. For that reasons, we can comprehend what the music is, how characteristic features and ways of working of the music, also we can know how and what for we play music. Furthermore, there will be a new paradigm about music art in the Moslem especially in Pesantren. This research use qualitative method and the result shows that Pesantren as the educational organization of Islam has its own contribution in instilling the values of theological, juri- dical, Islamic socio-cultural, and sophistical. Sphistical value in Pesantren has been put by purpose for cleansing up the soul. To provide the passion and meaning in the context of deepening enlightenment to students performed the internalization of sophistical values in Pesantren through the music. There are differences about art especially music art in Pesantren between Ulama of Ahlussunah and Ulama of Sufi. Regardless of the controversy between the music is halal or haram, the up growing phenomenon that is there are a many Pesantren which developing the music art. Music in Pesantren is not only just an art but also as a tool of increasing and helping the private and social of Santri.

 

Keywords: Islam, Art, Music, Ulama, Pesantren

 

 

 

 

ABSTRAK

 

Penelitian ini bertujuan untuk memberi gambaran bagaimana pandangan Islam tentang seni,  khususnya Seni Musik. Untuk menjelaskan tujuan ini, maka digunakan studi pustaka. Penjelasan dilakukan secara ontologis, epistemologis, dan aksiologis. Oleh karena itu, kita akan paham tentang musik, bagaimana ciri-ciri dan cara kerja musik, serta tahu alasan dan tujuan kita bermusik. Dengan demikian maka akan lahir paradigma baru tentang seni musik di ka- langan umat Islam khususnya di kalangan pesantren. Metode yang digunakan adalah kualita- tif dan hasil penelitian menunjukan bahwa pesantren sebagai lembaga pendidikan Islam telah berjasa dalam menanamkan nilai-nilai teologia, yuridis, sosio kultural Islam, dan nilai sufistik. Nilai sufistik di pesantren ditanamkan dengan tujuan untuk membersihkan kalbu dari segala kotoran jiwa. Untuk memberikan gairah pendalaman serta pemaknaan dalam rangka pence- rahan jiwa bagi santri dilakukan internalisasi nilai-nilai sufistik di pesantren  melalui musik. Terdapat perbedaan pandangan mengenai seni khususnya seni musik dikalangan pesantren yaitu antara  ulama ahlusunnah dan ulama sufi. Terlepas dari kontroversi antara halal dan haram nya musik, banyak pesantren yang mengembangkan seni musik. Musik di pesantren selain untuk seni juga dijadikan alat untuk  meningkatkan dan membantu pribadi dan sosial santri.

 

Kata kunci: Islam, Seni, Musik, Ulama, Pesantren

PDF

References

  1. Al-Qardhawy
  2. Fiqh al-Ghina wa al-Musiqy fi Dhau-I
  3. al-Quran wa al-Sunah. Cairo: Makta-
  4. bah Wahbah
  5. Djohan
  6. Psikologi Musik. Yogyakarta: Buku
  7. Baik
  8. ---------------,
  9. Terapi Musik: Teori dan Aplikasi. Yog-
  10. yakarta: Galang Pres
  11. Fadlil Yani Ainusyamsi
  12. Studi Tentang Internalisasi Nilai-Nilai
  13. Sufistik Melalui Musikalisasi Qosidah
  14. Burdah. Bandung: UPI
  15. Gazalba
  16. Islam dan Kesenian: Relevansi Islam dan
  17. Seni Budaya. Jakarta: Penerbit Pusta-
  18. ka Al-Husna
  19. Khan
  20. The Mysticism of Sound and Music.
  21. London: Boston Press
  22. Muhaya
  23. Bersufi Melalui Musik: Sebuah Pembe-
  24. laan Musik Sufi oleh Ahmad al-Gazali.
  25. Yogyakarta: Gama Media
  26. Nakagawa
  27. Musik dan Kosmos: Sebuah Pengantar
  28. Etnomusikologi. Jakarta: Yayasan O-
  29. bor Indonesia