Skip to main navigation menu Skip to main content Skip to site footer

Komodifikasi Tari Barong di Pulau Bali (Seni Berdasarkan Karakter Pariwisata)

Abstract

ABSTRAK
Artikel ini berjudul “Komodifikasi Tari Barong di Pulau Bali”, yang mengungkap bagaimana keterkaitan antara seni tradisional yang bersifat religius yang pada awalnya hanya dipersembahkan untuk upacara ritual keagamaan, namun kini menjadi industri pariwisata yang bernilai komersial. Pulau Bali atau yang terkenal dengan sebutan Pulau Dewata atau Pulau Seribu Pura kerap kali menjadi tujuan utama dari para wisatawan, baik lokal maupun mancanegara sebagai tempat berlibur. Selain pesona alam yang indah, Bali memang sangat kaya akan adat istiadat dan budayanya.
Seiring dengan tuntutan pemasaran produk pariwisata, maka kenyataan yang ada
di Bali saat ini terkait dengan seni pertunjukan adalah, bagaimana mengemas seni tradisional yang bernilai religius menjadi seni pariwisata yang bernilai komersial yang dapat dipertontonkan secara bebas kepada para wisatawan. Salah satu seni pertunjukan yang telah dikomodifikasi menjadi seni pariwisata adalah tari tradisional Barong.

Kata Kunci: Komodifikasi Tari Barong, Seni Pertunjukan, Industri, Pariwisata


ABSTRACT

The title of this article is "The Commodification of Barong Dance in Bali". This article reveals how the relationship between the traditional art of a religious nature that was originally only offered for religious rituals, but now becoming commercially valuable tourism industry. The Bali island or which is known as the island of the gods, or island of thousand temples, often becomes the main purpose of the tourists, both local and foreign tourists as a vacation destination. Besides of natural charm and beautiful beaches, Bali is very rich in tradition and culture.
Along with the demands of the tourism product marketing, Bali islandthat currently associated with the performing arts is, how to package the valuable traditional religious art becomes art tourism commercial value that can be displayed freely to the tourists. One of the performing arts that has become commodified touristic art is traditional Barong dance.

Keywords: Commodification of Barong Dance, Performing Arts, Industry, Tourism

PDF

References

  1. Sumber Tertulis
  2. A.A. Gde Putra Agung.,dkk.
  3. Bali: Objek dan Daya Tarik Wisata (Buku Panduan Pramuwisata). Denpasar: Dinas Pariwisata Provinsi Bali dan DPD Himpunan Pramuwisata Indonesia.
  4. Afrizal
  5. Metode Penelitian Kualitatif. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada.
  6. Covarrubias, Miguel
  7. Pulau Bali: Temuan yang Menakjubkan. Denpasar: Udayana University Press.
  8. Ide Anak Agung Gde Agung
  9. Bali pada Abad XIX: Perjuangan Rakyat dan Raja-Raja Menentang Kolonialisme Belanda 1808-1908. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.
  10. I.G.N. Seramasara
  11. Sekularisasi Seni Pertunjukan di Bali Pada Tahun 1920-1974. Yogyakarta: Gadjah Mada University
  12. I Wayan Subrata
  13. Komodifikasi Tari Barong. Surabaya: PARAMITA
  14. Nyoman Wirjasutha
  15. “Verslog dari Lezing tentang: Penyakitnya Perkoempoelan di Bali”,dalam Djataanjoe No.6. 25 Djanuari, III. Soerabaia: Modern Canalaan.
  16. R.M. Soedarsono
  17. Rangkuman Esaitentang Seni Pertunjukan Indonesia dan Pariwisata. Yogyakarta: BP ISI
  18. Pertunjukan Tari Indonesia di Era Globalisasi. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press
  19. Sapta Nirwandar
  20. Building Wow: Indonesia Tourism and Creative Industry. Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama.
  21. S.I. Mubarok
  22. Poligami yang Didambakan Wanita. Bandung: Syaamil Cipta Media.
  23. Sugiyono
  24. Metode Penelitian Kombinasi (Mixed Methods). Bandung: ALFABETA
  25. Tim Editorial
  26. Kamus Besar Bahasa Indonesia. Jakarta: Departemen Pendidikan Nasional dan Balai Pustaka
  27. Yasraf Amir Piliang
  28. Dunia Yang Dilipat, Tamasya Melampaui Batas-Batas Kebudayaan. Yogyakarta: Jalasutra.
  29. Sumber Virtual
  30. Hermin Djajaprawira dan Adiarti Budi Kartini
  31. “Perubahan Peran Seni pada Masyarakat Bali” dalam www.stba.ac.id/ki-2011/perubahan-peran-seni-pada-masyarakat-bali/. Diunduh pada tanggal 07 Juni 2015.
  32. I Gusti Ngurah Sudiana
  33. “Desakralisasi Tari Barong dalam Kehidupan Sosial Budaya Masyarakat Bali” dalam
  34. www.yasin-sosial.blogspot.com/2012/04/desakralisasi-tari-barong-dalam-kehidupan-sosial-budaya- masyarakat-bali/ 41-55/. Diunduh pada tanggal 07 Juni 2015.