Skip to main navigation menu Skip to main content Skip to site footer

Seni Dalam Bingkai Budaya Mitis: Nilai Life Force dan Transformasinya ke Budaya Ontologis

Abstract

Tulisan ini bertujuan merumuskan teori transformasi nilai-nilai life force dalam seni dari ranah budaya mitis ke budaya ontologis.  Kehadiran teori ini cukup penting karena dapat menjadi salah satu sarana mengkaji seni masa lampau kaitannya dengan seni masa kini, serta pijakan ilmiah penciptaan karya seni masa kini yang berbasis nilai-nilai budaya masa lampau. Objek material yang dikaji adalah tokoh Petruk dalam wayang kulit purwa. Metode telaah yang digunakan untuk kepentingan tersebut adalah conceptual approach. Hasil kajian menunjukkan, bahwa transformasi nilai-nilai life force dalam seni dari ranah budaya mitis ke budaya ontologis dapat dilakukan jika kreator mampu menemukan, menginterpretasi, dan mengejawantahkan nilai- nilai tersebut ke dalam karya seni masa kini dengan memperhatikan tiga dasar penciptaan seni, yakni: isi, bentuk, dan penyajian karya yang kontekstual.

Kata kunci: tranformasi, nilai life force, estetika budaya mitis dan ontologis
PDF

References

  1. Agus Aris Munandar
  2. “Panakawan Konsep dan Perannya dalam Masyarakat Jawa Kuno: Kajian Arsitektur dan Sasteraâ€. Buku Elektronik Prosiding Seminar Internasional Naskah Nusantara Sabdopalon Nayagenggong dari Masa ke Masa. Jakarta, Perustakaan Nasional Republik Indonesia 6-7 Oktober 2009. Tersedia di http://www.pnri.go.id/Attachment/Buku Elektronik/Nayagenggong/2009_11_17_12_26_39/document. pdf. Diunduh 12 Oktober 2014
  3. Alfiana Wahyu Nur
  4. “Perubahan Budaya dalam Tradisi Nyadran di Kelurahan Ngantru Kecamatan Treanggalek Kabupaten Trenggalek Jawa Timur†dalam Jurnal Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Jawa Universitas Muhammadiyah Purworejo, Vol /0 2 / No. 01 / Mei 2013, hal. 104-116
  5. Anung Tedjowirawan
  6. “Mitos Sekitar Penciptaan Teks Ramalan Jayabaya: Sabdo palon Naya Genggongâ€. Buku Elektronik Internasional Naskah Nusantara Sabdopalon Nayagenggong dari Masa ke Masa. Jakarta, Perustakaan Nasional Republik Indonesia 6-7 Oktober 2009. Tersedia di http://www.pnri.go.id/Attachment/BukuElektronik/Nayagenggong/2009_11_17_12_20_54/document. pdf. Diunduh 12 Oktober 2014
  7. B. Kunto, Wibisono, ed. “Mendekatkan Wayang pada Kaum Sosialitaâ€. Tersedia di http://www.antaranews. com/berita/323857/mendekatkan-wayang-pada-kaum-sosialita. Diunduh 27 Juli 2012
  8. Bambang Riyanto Wiwoho
  9. “Wanda Panakawan Semar. Gareng, Petruk dan Bagong Gaya Kraton Yogyakartaâ€. Skripsi Jurusan Pedalangan Fakultas Seni Pertunjukan ISI Yogyakarta
  10. Bambang Sugiharto
  11. “Gelagat Post-Estetik dalam Seni Kontemporerâ€. Tersedia di http://bambarto.blogspot.com/2008/06/gelagat-post-estetik-dalam-seni.html. Diunduh 2 Januari 2012.
  12. Budya Pradipta
  13. “Sabdapalon antara Kenyataan dan Mitosâ€. Buku Elektronik Prosiding Seminar Internasional Naskah Nusantara Sabdopalon Nayageng-gong dari Masa ke Masa. Jakarta, Perustakaan Nasional Republik Indonesia 6-7 Oktober 2009. Terse-dia di http://www.pnri.go.id/Attach ment/Buku Elektronik/Nayagen ggong/2009_ 11_17_10 56_33/ document.pdf. Diunduh 12 Oktober 2014
  14. Dalang Gampang
  15. “Bab Wandaning Wayang Panaka wanâ€, dalam Madjalah Padalangan Panjangmas, Tahun IV, No. 3, 10 April 1956. Yogyakarta: Paguyuban Anggarakasih . Hal. 15-16.
  16. Dipokusumo
  17. “Sabdapalon Nayagenggong Nagih Janji: Makna dan pemahaman dari masa ke masaâ€. Buku Elektronik Prosiding Seminar Internasional Naskah Nusantara Sabdopalon Nayagenggong dari Masa ke Masa. Jakarta, Perustakaan Nasional Republik Indonesia 6-7 Oktober 2009. Tersedia di http://www. pnri. go.id/Attachment/BukuElektronik/
  18. go.id/Attachment/BukuElektronik/Nayagenggong/ 2009 _11_17_10_ 52_ 20/ document. pdf. Diunduh 12 Oktober 2014
  19. Dwi Marianto
  20. “Relasi Bolak-balik Antara Seni dan Daya Hidup†dalam Panggung, Jurnal Ilmiah Seni dan Budaya STSI Bandung vol. 20 No. 2 April-Juni 2010: 143-158
  21. Earl Drake
  22. Gayatri Rajapatni: Perempuan di Balik Kejayaan Majapahit. Yogyakarta: Ombak.
  23. Edi Sedyawati
  24. “Panakawan di Masa Majapahitâ€. Buku Elektronik Prosiding Seminar Internasional Naskah Nusantara Sabdopalon Nayagenggong dari Masa ke Masa. Jakarta, Perustakaan Nasional Republik Indonesia 6-7 Oktober 2009. Tersedia di http://www.pnri.go.id/Attachment/Buku Elektronik/Nayagenggong/2009_11_17_10_48_46/document.p df. Diunduh 12 Oktober 2014
  25. Heddy Shri Ahimsa Putra
  26. Strukturalisme Levi-Strauss : Mitos dan Karya Sastra. Yogyakarta: Galang Press.
  27. Hendrawan Riyanto
  28. “Form Follows Myth: Interpretasi Mi-tos Kosmogoni dan Mitos Asal-usul dalam Seni Rupa Ritus Kiniâ€. Tesis Program Magister Program Pasca-sarjana Institut Teknologi Bandung
  29. I Kuntara Wiryamartana
  30. “Obrolan Ki Petrukâ€. Buku Elek-tronik Internasional Naskah Nusantara Sabdopalon Nayageng-gong dari Masa ke Masa. Jakarta, Perustakaan Nasional Republik Indonesia 6-7 Oktober 2009. Tersedia di http://www.pnri.go.id/Attachment/BukuElektronik/Nayagenggong/ 2009 _11_17_10 39_ 32/document.pdf. Diunduh 12 Oktober 2014
  31. Jakob Sumardjo
  32. Estetika Paradoks. Cetakan Pertama. Bandung: Sunan Ambu Press
  33. Junus Satrio, Atmodji
  34. “Dwarapala yang Santun dari Muara-jambiâ€. Buku Elektronik Prosiding Seminar Internasional Naskah Nu-santara Sabdopalon Nayagenggong dari Masa ke Masa. Jakarta, Audi-torium Perustakaan Nasional Repub-lik Indonesia 6-7 Oktober 2009. Terse-dia di http://www.pnri.go.id/ Attach-ment/BukuElektronik/Nayageng-gong/ 2009_11_17_10 43 52/docu-ment. pdf. Diunduh 12 Oktober 2014
  35. Karkono Kamajaya Partokusumo
  36. Kebudayaan Jawa Perpaduannya dengan Islam. Yogyakarta: Ikatan Penerbit Indonesia Cabang Yogyakarta
  37. Ki Musa Al Machfoeld
  38. Priyagung, Dar-Us-Salam Almarhum Drs Sosrokatono Di Jln. Pangkur No 7 Bandungg: Langkah-Laku, Tata-Hidup, Kehidupan dan Kepribadiannya Ditin-jau dari Segi Ke-Islaman (Yogyakarta: Yayasan Sosrokartanan.
  39. Lombard, Dennys
  40. Nusa Jawa: Silang Budaya, Warisan Kerajaan-kerajaan Konsentris 3. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama
  41. Manu J. Widyaseputra
  42. “Mahîrakaca; Kaca sebagai Udyana menurut Lampahan Tumurunipun Taman Maerakaca dalam Tradisi Wayang Yogyakartaâ€, dalam Jumantara Vol. 3 No. 2/2012, 13 – 54
  43. Poerbatjaraka
  44. Kepustakan Djawi. Jakarta: Penerbit Djambatan
  45. Poerwadarminta
  46. Baoesastra Djawa. Batavia: J.B. Wolters’ Uitgevers Maatschappij.
  47. Sapardi Djoko Damono
  48. “Mengapa Satria Perlu Panaka-wan?â€. Buku Elektronik Prosiding Seminar Internasional Naskah Nusantara Sabdopalon Nayageng-gong dari Masa ke Masa. Jakarta, Perustakaan Nasional Republik Indonesia 6-7 Oktober 2009. Terse-dia di http://www.pnri.go.id/Attach-ment/BukuElektronik/Nayageng-gong/20091117 10 31 24/ document. pdf. Diunduh 12 Oktober 2014.
  49. Soelarto
  50. Garebeg di Kasultanan Yogyakarta. Yogyakarta: Kanisius
  51. Soenarto Timoer
  52. Serat Wewaton Pedhalangan Jawi Wetanan, Jilid I. Jakarta: Balai Pustaka.
  53. Soerjono Soekamto
  54. Kamus Sosiologi. Jakarta: Rajawali
  55. Stange, Paul
  56. Politik Perhatian: Rasa dalam Kebudayaan Jawa. Yogyakarta: LKiS
  57. Suharno
  58. “The Esthetic Transformation of Mysthical to Ontological Culture: The Model of Local Culture-Based Modern Art Constructionâ€, dalam Kasiyan, dkk., ed. Proceeding The 1# International Conference for Arts and Arts Educations on Indonesia (ICAAE) “Rethingking the Human Dignity and Nation Identity: A Review Perspective of Arts an Arts Educationâ€. Yogyakarta: UNY Press
  59. __________,
  60. “Potret Perempuan Jawa dalam Prombon dan Limbukanâ€, dalam Endang Caturwati, ed., Pesona Perempuan dalam Sastra dan Seni Pertunjukan. Bandung: Sunan Ambu Press
  61. Suharno dan Rosarina Giyartini
  62. “Model Penciptaan Karya Seni Berbasis Kearifan Lokal untuk Anak Usia Diniâ€, dalam Tatat Hartati, Mubiar Agustin, dan Mubarok Sumantri, ed., Prosiding Konferensi Nasional Anak Usia Dini dan Pendidi-kan Dasar SPS UPI Menyongsong Generasi Emas 2045. Bandung: Prodi Pendidikan Dasar SPS UPI Bandung
  63. _________,
  64. Filsafat Seni. Bandung: ITB
  65. Toeti Heraty Noerhadi
  66. Aku dalam Budaya: Suatu Telaah Filsafat Mengenai Hubungan Subyek-Obyek. Cetakan pertama. Jakarta: Pustaka Jaya
  67. _______,
  68. “Sûrya dalam Pratiºþhâ dan Rasavyañjaka: Hermeneutik Bhîºma dalam Kakavin AmbÅ“raya Menu-rut Teori Dhvani Ãnandvardhanaâ€, dalam Humaniora, Jurnal Budaya, Sastra dan Bahasa Fakultas Ilmu Budaya, UGM. Volume 21 No 1 Februari 2009, 1-16
  69. _______,
  70. “Bantal Tilu Jamparing di Kuruºetra: Bisma Gugur Menurut Tradisi Mãhãbharataâ€, dalam Humaniora, Jurnal Budaya, Sastra dan Bahasa Fakultas ilmu Budaya, UGM. Volume 19 No 2 Juni 2007, 119-134
  71. _________,
  72. “Relevansi Analisis Tekstual dan Kontekstual untuk Memahami Pentas Wayang Kulit dalam Masyarakat Jawa Masa Kini: Studi Kasus tentang Lakon Pandu Swarga†dalam Humaniora, Jurnal Budaya, Sastra dan Bahasa Fakultas ilmu Budaya, UGM. Volume XIII, No. 2/2001, 194-203
  73. Trias Yusuf
  74. “Panakawan dalam Tradisi Keseni-an Pesisir Jawaâ€. Makalah Seminar Internasional Naskah Nusantara Sabdopalon Nayagenggong dari Masa ke Masa. Jakarta, Perustakaan Nasional Republik Indonesia 6-7 Oktober 2009. Tersedia di http://www.pnri.go.id/Attachment/Buku Elektronik/Nayagenggong/2009_11_17_10_26_35/document. pdf. Diunduh 12 Oktober 2014
  75. Zoetmulder
  76. Kalangwan Sastra Jawa Kuno Selayang Pandang. Jakarta: Jambatan.
  77. Sumber Lain
  78. Kaset Wayang Kulit Purwa lakon Semar Bangun Kayangan dalang Ki Hadi Sugito. Semarang: Pusaka Record, 2004
  79. Kaset Wayang Kulit Purwa lakon Semar Gugat dalang Ki Hadi Sugito. Sema­rang: Dahlia Record , 2002
  80. http://pitoyo.com/duniawayang/galery/
  81. Garebeg di Kasultanan Yogyakarta. Yogyakarta: Kanisius
  82. Soenarto Timoer
  83. Serat Wewaton Pedhalangan Jawi Wetanan, Jilid I. Jakarta: Balai Pustaka.
  84. Soerjono Soekamto
  85. Kamus Sosiologi. Jakarta: Rajawali
  86. Stange, Paul
  87. Politik Perhatian: Rasa dalam Kebudayaan Jawa. Yogyakarta: LKiS
  88. Suharno
  89. “The Esthetic Transformation of Mysthical to Ontological Culture: The Model of Local Culture-Based Modern Art Constructionâ€, dalam Kasiyan, dkk., ed. Proceeding The 1# International Conference for Arts and Arts Educations on Indonesia (ICAAE) “Rethingking the Human Dignity and Nation Identity: A Review Perspective of Arts an Arts Educationâ€. Yogyakarta: UNY Press
  90. __________,
  91. “Potret Perempuan Jawa dalam Prombon dan Limbukanâ€, dalam Endang Caturwati, ed., Pesona Perempuan dalam Sastra dan Seni Pertunjukan. Bandung: Sunan Ambu Press
  92. Suharno dan Rosarina Giyartini
  93. “Model Penciptaan Karya Seni Berbasis Kearifan Lokal untuk Anak Usia Diniâ€, dalam Tatat Hartati, Mubiar Agustin, dan Mubarok Sumantri, ed., Prosiding Konferensi Nasional Anak Usia Dini dan Pendidi-kan Dasar SPS UPI Menyongsong Generasi Emas 2045. Bandung: Prodi Pendidikan Dasar SPS UPI Bandung
  94. _________,
  95. Filsafat Seni. Bandung: ITB
  96. Toeti Heraty Noerhadi
  97. Aku dalam Budaya: Suatu Telaah Filsafat Mengenai Hubungan Subyek-Obyek. Cetakan pertama. Jakarta: Pustaka Jaya
  98. _______,
  99. “Sûrya dalam Pratiºþhâ dan Rasavyañjaka: Hermeneutik Bhîºma dalam Kakavin AmbÅ“raya Menu-rut Teori Dhvani Ãnandvardhanaâ€, dalam Humaniora, Jurnal Budaya, Sastra dan Bahasa Fakultas Ilmu Budaya, UGM. Volume 21 No 1 Februari 2009, 1-16
  100. _______,
  101. “Bantal Tilu Jamparing di Kuruºetra: Bisma Gugur Menurut Tradisi Mãhãbharataâ€, dalam Humaniora, Jurnal Budaya, Sastra dan Bahasa Fakultas ilmu Budaya, UGM. Volume 19 No 2 Juni 2007, 119-134
  102. _________,
  103. “Relevansi Analisis Tekstual dan Kontekstual untuk Memahami Pentas Wayang Kulit dalam Masyarakat Jawa Masa Kini: Studi Kasus tentang Lakon Pandu Swarga†dalam Humaniora, Jurnal Budaya, Sastra dan Bahasa Fakultas ilmu Budaya, UGM. Volume XIII, No. 2/2001, 194-203
  104. Trias Yusuf
  105. “Panakawan dalam Tradisi Keseni-an Pesisir Jawaâ€. Makalah Seminar Internasional Naskah Nusantara Sabdopalon Nayagenggong dari Masa ke Masa. Jakarta, Perustakaan Nasional Republik Indonesia 6-7 Oktober 2009. Tersedia di http://www.pnri.go.id/Attachment/Buku Elektronik/Nayagenggong/2009_11_17_10_26_35/document. pdf. Diunduh 12 Oktober 2014
  106. Zoetmulder
  107. Kalangwan Sastra Jawa Kuno Selayang Pandang. Jakarta: Jambatan.
  108. Sumber Lain
  109. Kaset Wayang Kulit Purwa lakon Semar Bangun Kayangan dalang Ki Hadi Sugito. Semarang: Pusaka Record, 2004
  110. Kaset Wayang Kulit Purwa lakon Semar Gugat dalang Ki Hadi Sugito. Sema­rang: Dahlia Record , 2002
  111. http://pitoyo.com/duniawayang/galery/search.php?searchkeywords=petruk& sessionid=8d12 303d637454487a97719 d18a7e5eds. Diunduh 5 Juli 2012
  112. http://pitoyo.com/duniawayang/galery/search.php?search keywords=petruk& sessionid=8d12. Diunduh 5 Juli 2012
  113. http://javaneseart-culture.blogspot.com/2014/06/jenis-petruk-menurut-asal-daerahnya.html. Diunduh 5 Juli 2012