Pergeseran Teknik dan Material Marbling pada Tekstil sebagai Konsekuensi dari Perkembangan dan Inovasi

Aldi Hendrawan

Abstract


ABSTRAK

Teknik marbling yang telah dikenal luas bahkan sebelum abad ke-15 memiliki potensi yang cukup baik dalam bidang industri tekstil walaupun pengaplikasiannya yang umum dikenal hanya pada kertas. Potensi ini merupakan peluang yang bisa dimanfaatkan secara lebih luas, namun berbagai kendala muncul terutama dalam hal ketersediaan material yang langka dan tinggi harganya. Penulisan ini menggunakan metoda eksperimentasi, pendekatan literature dan kajian sejarah guna mencari alternatif bahan baku lokal yang dapat diaplikasikan pada tekstil menggunakan teknik marbling. Tepung maizena dan tapioka menjadi bahan baku lokal yang paling baik sebagai pengganti medium gel pada teknik marbling. Bahan baku lokal dengan harga terjangkau menjadi potensi baik untuk para pelaku industri tekstil menengenah. Perkembangan ini pada akhirnya bisa dijustifikasi sebagai sebuah proses evolusi kebudayaan yang termanifestasikan dalam perkembangan pengolahan tekstil yang didorong oleh motif ekonomi dan teknologi.
Kata-kata Kunci: Marbling,Teknik, Tekstil, Bahan Lokal.


ABSTRACT


Marbling technique that has been widely known even before the 15th century has a good potential in the field of textile industry although its application is generally known only on paper. This potential is an opportunity that could be used more widely, but many obstacles arise particularly on the availability of rare and high material costs. This research uses experimental methods, approaches literature and historical studies in order to seek alternative local raw materials that can be applied to the textile using the technique of marbling. Cornstarch and tapioca as raw material for the most improved local instead of gel medium on marbling techniques. Local raw materials at affordable prices become good potential for the textile industry menengenah. This development could ultimately justified as a process of cultural evolution which manifests itself in the development of textile processing driven by economic motives and technology.

Keywords: Marbling, Engineering, Textile, Local Ingredients.

 


Full Text:

PDF

References


Robinson

Fabric Dyeing and Printing. London: Newnes Technical Books.

Mauer – Mathison, Diane.

The Ultimate Marbling Handbook: A Guide to Basic and Advanced Techniques for Marbling Paper and Fabric. Watson-Guptill Publications.

Putra- Shri Ahimsa, Heddy.

Paradigma dan Revolusi Ilmu dalam Antropologi Budaya. Pidato Pengukuhan Guru Besar pada Fakultas Ilmu Budaya Universitas Gadjah Mada.

Piliang, Yasraf Amir.

Kreatifitas Desain Kuliner dan Sistem Inovasi Lokal, Bandung: Jurnal Panggung. Institut Seni Budaya Indonesia.

Websites

http://anatoliaintercultural.org/about-turkey/culture/fine-art/fine-art/




DOI: http://dx.doi.org/10.26742/panggung.v27i1.228

DOI (PDF): http://dx.doi.org/10.26742/panggung.v27i1.228.g251

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Indexs Journal

 


Print ISSN: 0854-3429 (Media Cetak) 
Online ISSN: 2502-3640 (Media Online) 


Statistik Pengunjung Jurnal Panggung


 Jurnal ini terlisensi oleh Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Creative Commons License

Editor Office:

Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LP2M)
Institut Seni Budaya Indonesia (ISBI) Bandung Gedung Rektorat Lantai 4
Jl. Buah Batu No. 212 Bandung 40116 
Email: penerbitan@isbi.ac.id or redaksi.panggung@gmail.com
Phone: 022 7314982 Fax: +022 7303021