Pertunjukan Sandhur Ttuban Refleksi Peralihan Masyarakat Agraris Menuju Budaya Urban

Rohmat Rohmat, Djoko Prakosa

Abstract


Abstrak
Pertunjukan Sandhur merefleksikan perubahan masyarakat agraris menuju budaya urban. Dalam Tesk pertunjukan Sandhur Terdapat kode hermeneutik, kode proairetik/tindakan naratif dasar, kode semantik, kode kultural, dan kode simbolik. Teks pertunjukan dapat dimaknai sebagai tanda dan simbol meresapnya budaya urban dalam kehidupan masyarakat Tuban. Hubungan manusia, Tuhan, alam, dan kebudayaan melekat pada struktur pertunjukan Sandhur. Kehidupan manusia menjadi bagian dari siklus kosmis yang utuh.
Untuk membaca, mendeskripsikan pertunjukan Sandhur digunakan pendekatan kualitatif, peneliti menjadi instrument utama. Untuk memotret fenomena alamiah pertunjukan mengacu pada model etnografi. Untuk memahami teks pertunjukan Sandhur peneliti mempertajam analisis interpretatif terhadap “sosially meaningfull action” digunakan pendekatan semiotik.
Struktur pertunjukan, medium pertunjukan, serta ekspresi pelaku pertunjukan Sandhur dapat diamati melalui refleksi simbolis yang melekat pada pola penandaan. Gejala simbolik yang terurai secara sistematik dalam dinamika pertunjukan mengungkapkan subtansi perubahan budaya desa yang disebabkan oleh proses urbanisasi. Perubahan tatanan hidup sesuai dengan kodrat alamiah dan hukum perubahan ruang dan waktu.
Kata kunci: Sandur, masyarakat agraris, pertunjukan, tradisi.

ABSTRACT
The Sandhur perfomance reflected the change of the agrarian societies to the urban culture. In the text of performance it contains of hermeneutics code, proaretik code/the basic narrative action, semantic code, culture code, and simbolic code. The performance text can be intrepeted as a sign and symbol of the urban culture of the Tuban society lives. The relation of human, God, nature, and culture, attached in the Sandhur structure of perfomance intact. Human being becomes part of the structure of living in a natural cycles which still exist in the cosmic unanimity.
In reading and describing the performance of Sandhur used a qualitative approach, Researchers became the main instrument. To exposure the natural phenomena performance refers to the model of ethnography. To understand the performance texts of Sandhur, researchers sharpen the interpretive analysis of the sosially meaningfull action, by using the semiotic approach.
The performances structure, medium of performances, as well as expressions of the performers of Sandhur can be observed by the reflection which attached to the marking pattern. Symbolic symptoms which systematically unraveled in the dynamics of the performances reveal the substance of the change of village culture caused by the process of urbanization, there is a change of living arrangements in accordance with the true nature and the laws of space and time changes.
Key word: Sandhur, The Agraris Society, Performance, Tradition

 


Full Text:

PDF

References


Agus Salim.

Perubahan Sosial: Sketsa Teori dan Refleksi Metodologi Kasus Indonesia.

PT Tiara Wacana Yogya (Anggota IKAPI), Yogyakarta.

Ahmad, Ahmaddin.

Tata Kota Tata Kita, 2020. Jakarta : Kota kita Press

Dillistone, F.W.

The Power Of Symbols. Yogyakarta: yayasan Kanisius

Geertz, Clifford.

The Religion of Java. terjemahan Aswab Mahasin. Jakarta: Pustaka Jaya.

Hauser, Arnold.

The Sosciology of Art. Chicago: The University of Chicago Press

Huizinga, Johan

Homo Ludens; A Study of The Play-Element in Culture. Boston: Beacon Press

Joko Susilo

“Kalongking Pertunjukan Berlatar Seni Sandur Tuban” Deskripsi Penyajian Karya Seni S2 Pascasarjana ISI Surakarta

Kurniawan.

Semiologi Roland Branthes. Yayasan Indonesiatera.

Muhammad Damami.

Makna Agama dalam Masyarakat Jawa. Yogyakarta: LESFI

Hari Poerwanto

Kebudayaan dan Lingkungan dalam Perspektif Antroplogi. Yogyakarta: Pustaka

Pelajar.

Sjafri Sairin

Perubahan Sosial Masyarakat Indonesia: Perspektif Antropologi. Pustaka Pelajar

(Anggota IKAPI), Yogyakarta.

Richard Schechner,.

Performance Theory. New York and London: Routledge

Shills, Edward.

Tradition. Chicago: The University of Chicago Pers.

Sobur, alex.

Semiotika Komunikasi. Bandung: PT Remaja Rosdakarya

Turner, Victor.

The Anthropology of Performance. New York: PAJ Publications.

Yasraf, Amir Piliang.

Hipersemiotika: Tafsir Cultural Studies Atas Matinya Makna. Yogyakarta: Jalasutra.




DOI: http://dx.doi.org/10.26742/panggung.v27i1.236

DOI (PDF): http://dx.doi.org/10.26742/panggung.v27i1.236.g204

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Indexs Journal

 


Print ISSN: 0854-3429 (Media Cetak) 
Online ISSN: 2502-3640 (Media Online) 


Statistik Pengunjung Jurnal Panggung


 Jurnal ini terlisensi oleh Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Creative Commons License

Editor Office:

Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LP2M)
Institut Seni Budaya Indonesia (ISBI) Bandung Gedung Rektorat Lantai 4
Jl. Buah Batu No. 212 Bandung 40116 
Email: penerbitan@isbi.ac.id or redaksi.panggung@gmail.com
Phone: 022 7314982 Fax: +022 7303021