Skip to main navigation menu Skip to main content Skip to site footer

Makna Mendidik pada Kriya Songket Silungkang Sumatera Barat

Abstract

ABSTRACT


One of the handicraft products related to Silungkang ceremony in West Sumatra is woven songket. This study is aimed at documenting the indigenous culture of Minangkabau which is closely linked to the existence of weaving/songket Silungkang, and reviewing the various motives of songket in the same way as the language which is used as a tool of communication. This type of research is closely linked with the methods of ethnography, then it is processed through a qualitative description. The result of the research shows that songket attire is a symbol of the livelihood of indigenous people in the value of educating people and is used for all forms of ceremonial pomp (ceremonial). Therefore, the motives of songket have a strong position as a means of communication, for a variety of motives with their meanings are part of the indigenous institutions that must be obeyed.


Keywords: Symbol, Songket, Culture


ABSTRAK


Salah satu produk kerajinan yang terkait dengan upacara Silungkang di Sumatera Barat adalah tenunan songket. Penelitian ini bertujuan untuk mendokumentasikan budaya asli Minangkabau yang terkait erat dengan keberadaan tenun/songket Silungkang, dan mengkaji berbagai motif songket dengan cara yang sama sebagaimana bahasa yang digunakan sebagai alat komunikasi. Jenis penelitian ini berhubungan erat dengan metode etnografi, maka penelitiannya diproses melalui deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pakaian songket merupakan simbol dari kehidupan masyarakat adat dalam hal mendidik masyarakat dan digunakan untuk semua bentuk kemegahan upacara (seremonial). Oleh karena itu, motif songket memiliki posisi yang sangat kuat sebagai sarana komunikasi karena berbagai motif dengan maknanya masing-masing merupakan bagian dari adat istiadat yang harus dipatuhi.

Kata kunci: simbol, songket, budaya

PDF

References

  1. AM. Yosef Dt. Garang, dkk.
  2. Pengetahuan Ragam Hias Minangkabau. Padang: Proyek Pengadaan
  3. Buku Pendidikan Menengah Kejuruan, Dep. P dan K. Sumbar.
  4. Bart, Bernhard.
  5. Revitalisasi Songket Lama Minangkabau. Padang: Studio
  6. Songket Erikarianti.
  7. Bogdan, Robert and Steven J. Taylor.
  8. Introduction to Qualitative Research Methods (The Search For Meaning).
  9. New York: John Wiley & Son.
  10. Budiwirman.
  11. Studi tentang Kain Tenun Songket Tradisional Balapak
  12. Minangkabau. Skripsi/S.1, Yogyakarta: ISI
  13. Daryusti.
  14. Hegemoni Pangulu dalam Perspektif Budaya,Jakarta: Penerbit Pustaka.
  15. Ibrahim, Anwar,dkk.
  16. Pakaian Adat Tradisional daerah Sumatera Barat. Padang: Departemen Pendidikan dan Kebudayaan, Direktorat Jenderal Kebudayaan, Direktorat Sejarah dan Nilai Tradisional, Proyek Inventarisasi Dokumen Daerah.
  17. Minarsih.
  18. Korelasi antara Motif Hias Songket dengan Ukiran Kayu di Provinsi
  19. Sumatera Barat. Tesis. Bandung: ITB.
  20. Moleong, Lexy J.
  21. Metodologi Penelitian Kualitatif, Bandung: Penerbit Remaja Karya CV.
  22. Spradley P.James.
  23. Metode Etnografi. Yogyakarta: PT.Tiara Wacana