Ketoprak,Seni Pertunjukan Tradisional Jawa di Sumatera Utara: Pengembangan dan Keberlanjutannya

Torang Naiborhu, Nina Karina

Abstract


ABSTRACT

 

Ketoprak (Ketoprak Dor) is a Javanese art performance found in North Sumatera which was originated from Surakarta, Central Java. The Performance combines dialogue, drama, dance, and music. It is performed on stage, taking stories about history, old kingdom, fairy tale, daily life, and others with an interspersed joke. Data collection is collected through observation and interviews with the ketoprak artists, owners of the studio, and the spectators, and documentation. The data is analyzed by qualitative analysis technique using performing art theory, ethnomusicology, and history. The results are, first, ketoprak in North Sumatera began to be slowly abandoned despite the adoption of local culture in music, story, clothing, as well as vocabularies used. Second, for its development, it requires strategies for the survival of the performing art among its audiences, particularly Javanese community.

Keywords: KetoprakDor, ketoprak in North Sumatra, developing ketoprak, art performance

 

 

ABSTRAK

 

Ketoprak (Ketoprak Dor)adalah seni pertunjukan Jawa di Sumatera Utara yang berasal dari Surakarta, Jawa Tengah. Pementasannya menggunakan dialog, drama, tarian, dan musik. Ketoprak dipertunjukkan di atas panggung dengan mengambil cerita sejarah, kerajaan, dongeng, kehidupan sehari-hari, dan lainnya dengan diselingi lawak.Pengumpulan data dilakukan melalui pengamatan danwawancara kepada seniman ketoprak, pemilik sanggar, dan masyarakat pengguna, dokumentasi,dan hasilnya dianalisis dengan teknik analisis kualitatif menggunakan teori seni pertunjukan, etnomusikologi, dan metode sejarah. Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa ketoprak di Sumatera Utara secara perlahan mulai ditinggalkan walaupun telah mengadopsi budaya setempat dalam hal musik, cerita, busana, atau tata bahasa yang dipakai. Untuk pengembangannya diperlukan upaya-upaya strategis agar seni pertunjukan ini dapat bertahan dan tetap diminati oleh masyarakat, khususnya komunitas Jawa.

Katakunci: KetoprakDor, ketoprak di Sumatra Utara, pengembanganketoprak, seni pertunjukan

 

 

 

 

 


Full Text:

PDF

References


Abdillah,A.(2011). “Upaya Pengembangan Kesenian Tradisional dan Tantangannya.”Makalah Workshop Kesenian Daerah, pada tanggal, 22 November 2011 di Dewan Kesenian Kabupaten Sampang, Madura.

Subanar,B. (2006). “Sebuah Geliat dalam Dunia Ketoprak Jaman Ini Makna Simbol dan Fungsi Seni Pertunjukan di Tengah Perubahan Jaman.”Makalah disajikan pada Diskusi Sejarah Seni Pertunjukan yang diselenggarakan oleh Balai Kajian Sejarah dan Nilai Tradisional Yogyakarta, Kalasan 17-18 Mei 2006.

Dewi,H. (2016). “Keberlanjutan dan Perubahan Seni Pertunjukan Kuda Kepang di Sei Bamban, Serdang Bedagai, Sumatera Utara” dalam Panggung 26(2): 139-150.

Kartodirdjo, S. (1982).Pemikiran dan Perkembangan Historiogra? Indonesia, Suatu Alternatif. Jakarta: PT Gramedia.

Kayam, U. (1981).Seni, Tradisi, Masyarakat. Jakarta: Sinar Harapan

Lisbijanto, H. (2013).Ketoprak. Yogyakarta: Graha Ilmu,

Merriam, A. P. (1964). The Anthropology of Music.Evastol Ill: Northwestern University Press.

Van Langenberg,M. (1976).National Revolution in North Sumatra: Sumatra Timur and Tapanuli 1942-1950.PhD thesis. University of Sydney.

Takari, M. (2008).“Manajemen Seni” dalam Jurnal Studia Kultura13 (7): 64-73.

Murgianto, S. (2003).Mencermati Seni Pertunjukan Dalam Persfekstif Kebudayaan, Ritual, Hukum. Jakarta: The Ford Foundation.

Reid, A. (1987) Perjuangan Rakyat dan Revolusi Hancurnya Kerajaan di Sumatera.Jakarta: Sinar Harapan.

Said, M. (1990).Koeli Kontrak Tempo Doeloe: Dengan Derita dan Kemarahannya. Medan: PT. Harian Waspada.

Hariadi,S. (2015).Studi Deskriptif Ketoprak Dor Pada Upacara Adat Perkawinan Jawa di Kelurahan Jati Makmur, Kecamatan Binjai Utara, Kota Binjai. Skripsi S-1 Etnomusikologi, FIB USU.

Suroso, P. (2012). Ketoprak Dor di Helvetia. Medan: CV Budi Utomo.

Naiborhu, T. & Karina, N. (2016).Model Pengembangan Kesenian Tradisional Ketoprak di Sumatera Utara. Laporan Akhir Penelitian DRPM Kemenristekdikti, USU Medan.

---------------------. (2017).Pengembangan dan Keberlanjutan Seni Pertunjukan Tradisional Ketoprak di Sumatera Utara. Laporan Akhir Penelitian Talenta Universitas Sumatera Utara. Medan: USU Medan.

Sugiarti,T. (1989).Ketoprak Dor: Perkembangan, Fungsi dan Tantangannya Di Sumatera Utara (1920-1985). Skripsi S-1 Sejarah FIB USU Medan.




DOI: http://dx.doi.org/10.26742/panggung.v28i4.714

DOI (PDF): http://dx.doi.org/10.26742/panggung.v28i4.714.g424

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Indexs Journal


Print ISSN: 0854-3429 (Media Cetak) 
Online ISSN: 2502-3640 (Media Online) 


Statistik Pengunjung Jurnal Panggung


 Jurnal ini terlisensi oleh Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Creative Commons License

Editor Office:

Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LP2M)
Institut Seni Budaya Indonesia (ISBI) Bandung Gedung Rektorat Lantai 4
Jl. Buah Batu No. 212 Bandung 40116 
Email: penerbitan@isbi.ac.id or redaksi.panggung@gmail.com
Phone: 022 7314982 Fax: +022 7303021