Skip to main navigation menu Skip to main content Skip to site footer

Batik Pasiran: Wujud Kearifan Lokal Batik Kampung Pasir Garut

Abstract

Batik Pasiran merupakan wujud seni batik yang dihasilkan oleh masyarakat Kampung Pasir,
Desa Cintakarya, Kecamatan Samarang, Kabupaten Garut. Batik Pasiran tergolong batik yang
baru berkembang dan diperkenalkan oleh masyarakat Kampung Pasir. Batik tersebut memiliki
keunikan dan nilai-nilai leluhur Kampung Adat Pasir, bentuk kearifan lokal masyarakatnya.
Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif dengan analisis budaya yang diharapkan
mampu mengungkap dan menjabarkan bagaimana bentuk kearifan lokal yang dikiaskan
dalam Batik Pasiran. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian
kualitatif yang akan membantu mengabstraksikan pertalian antara bentuk seni dalam hal ini
batik dengan nilai-nilai kearifan lokal yang hidup di dalam budaya masyarakat Kampung
Pasir. Hasil penelitian menjelaskan bahwa corak motif Pasiran menggambarkan kehidupan
masyarakat yang menyatu dengan alam. Dalam hal ini batik, bukan hanya sekedar hasil budaya,
lebih jauh lagi makna dan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya merupakan ungkapan dari
pengalaman empiris dan keseharian masyarakat yang membentuk satu kesatuan budaya.
Kata Kunci: Batik, Pasiran, Kearifan Lokal

PDF

References

  1. Alin Novandini dan Ayi Budi Santosa Artikel
  2. Jurnal
  3. Ciptandi, Fajar. (2016). Fungsi dan Nilai
  4. pada Kain Batik Tulis Gedhog Khas
  5. Masyarakat di Kecamatan Kerek
  6. Kabupaten Tuban, Jawa Timur.
  7. Panggung. Vol. 26. No.3, September
  8. , 261-271.
  9. Darmasti. (2018). Makna Simbolik Kesenian
  10. Obros sebagai VisualisasiKarya
  11. Seni Islami. Panggung. Vol.28 No.3,
  12. September 2018, 274-278
  13. Handayani, Wuri. (2018). Bentuk. Makna dan
  14. Fungsi Seni Kerajinan Batik Cirebon.
  15. ATRAT 6 (1), 58-71
  16. Herlinawati, Lina. (2012). Batik Ciamisan
  17. Di Imbanagara Kabupaten Ciamis:
  18. Sebuah Kajian Nilai Budaya. Patanjala,
  19. (3), 446-466
  20. Iskandar, dan Kustiyah, Eny. (2017). Batik
  21. Sebagai Identitas Kultural bangsa
  22. Indonesia Di Era Globalisasi. GEMA 52
  23. (30), 2456-2472.
  24. Somantri, Gumilar Rusliwa. (2005). Memahami
  25. Metode Kualitatif. Makara, SOSIAL
  26. HUMANIORA, 9 (2), 57-65
  27. Sunarya, Yan Yan. (2018). Adaptasi Unsur
  28. Estetik Sunda Pada Wujud Ragam
  29. Hias Batik Sunda. Jurnal Visual Art &
  30. Desain, 10 (1), 27-51
  31. Sutarya. (2014). Eksistensi Batik Jepara.
  32. DISPROTEK, 5 (1), 19-33
  33. Syarifuddin, Didin. (2017). Nilai Budaya Batik
  34. Tasik Parahiyangan Sebagai Daya Tarik
  35. Wisata Jawa Barat. Jurnal Manajemen
  36. Resort dan Leisure, 14 (2), 9-20
  37. Wihardi, Doddy. (2014). Pergeseran Makna
  38. Motif Batik Yogyakarta-Surakarta.
  39. MAKNA, 5 (2), 105-113
  40. Djumena, Nian S. 1990. Batik dan Mitra.
  41. Jakarta: Djambatan.
  42. Dofa, Anesia Aryunda. 1996. BatikIndonesia.
  43. Jakarta: Golden Terayon Press. Hal.
  44. -13, 34.
  45. Fraser-lu, Sylvia. 1989. Indonesian Batik:
  46. Processes, Pattern and Places.
  47. Oxford:oxford University Press.
  48. de Haan, Frederick. 1912. Priangan;
  49. DePreanger Regentschappen onder
  50. HetNederlandsch Bestuur tot 1811.
  51. I-IV.Batavia: BGKW.
  52. Hasanudin. 2001. Batik Pesisiran:
  53. MelacakPengaruh Etos Dagang Santri
  54. padaRagam Hias Batik. Bandung:
  55. Kiblat.
  56. Koenen, MJ. and J. Endepols. 1951.Verklarend
  57. handwoordenboek der Nederlandsche
  58. Taal. Djakarta: J.B. Wolter-Groningen.
  59. Poesponegoro, Marwati Djoened.
  60. DanNugroho Notosusanto. 1993.
  61. SejarahNasional Indonesia I. Cet. Ke-8.
  62. Jakarta: Balai Pustaka.
  63. Sugono, Dendy dkk., 2008. Kamus Besar
  64. Bahasa Indonesia. Pusat Bahasa Edisi Keempat. Jakarta: Gramedia.
  65. Tirtaatmadja, N. 1996. Batik: Pola dan Tjorak-
  66. Pattern dan Motif. Jakarta:Djambatan.
  67. Veldhuisen-Djajasubrata, Alit. 1972. Batik op
  68. Java. Rotterdam: Museum voorland-en
  69. volkenkunde.
  70. Veldhuisen, Harmen C. 1993. Batik
  71. Belanda 1840-1940; Dutch
  72. Influence In BatikFrom Java History
  73. and Stories.Jakarta: Gaya Favorit Press.

Most read articles by the same author(s)