Skip to main navigation menu Skip to main content Skip to site footer

Konsiderans dalam Estetik Karya Fotografi “Manekung”

Abstract

Artikel ilmiah ini memaparkan penelitian dan penciptaan karya seni fotografi manekung. Penamaan tema “manekung” dalam karya fotografi ini diambil dari konsep bahwa karya fotografi dapat dijadikan sebagai media dari meditasi (manekung). Penelitian dan penciptaan memakai pendekatan Practice-led Research yang dilakukan melalui studi praktik di lapangan yang bertujuan menyajikan kreativitas di bidang fotografi. Adapun karya yang dihasilkan menyajikan kebaruan dalam aliran ekspresi fotografi. Tahapan metode penciptaan ini memakai tiga tahapan yaitu sebagai berikut. 1) Praproduksi: penyiapan alat dan bahan, observasi dan kajian pustaka, proses penemuan ide, dan proses meditasi. 2) Tahap Produksi: imaji abstrak dan konkret, eksplorasi objek, eksperimentasi bahan, pematangan konsep, dan meditasi. 3) Tahap Ketiga penyajian karya: pengemasan dan pameran fotografi. Penelitian dan penciptaan karya menghasilkan tujuh belas karya meditasi fotografi berbagai ukuran yang dikemas dengan frame, disajikan pada pameran dengan suasana yang dibangun pada ketenangan dan keheningan. Kata kunci: meditasi, manekung, fotografi, penciptaan, ekspresi, karya
PDF DOWNLOAD (Bahasa Indonesia)

References

  1. Abimanyu, S. (2009). Teknik dan Laboratorium Konseling Jilid II. Makassar: Badan Penerbit UNM.
  2. Agbisit, G.C. (2014). Baudrillard's Vision of the Postmodern Society and the Hope for Human Action. Inquiries Journal, 6 (3), 1-2.
  3. Ajidarma, Seno Gumira. (2016). Kisah Mata: Edisi III. Yogyakarta: Galangpress.
  4. Ali, Mohammad. (1984). Penelitian Kependidikan Prosedur dan Strategi. Bandung: Angkasa.
  5. Arifin, Djauhar. (1985). Sejarah Seni Rupa. Bandung: CV Rosda.
  6. Harsanto, Prayanto Widyo. (2019). Fotografi Dasar. Depok: Penerbit Kanisius.
  7. Hendriyana, Husen. (2021). Metodologi Penelitian Penciptaan Karya. Yogyakarta: Penerbit Andi.
  8. Irianto, Amudjo Jono dan Dadang Sudrajat. (2018). Relasi dan Ekspansi Medium Seni Rupa (Bunga Rampai). Bandung: Institut Teknologi Bandung.
  9. Izutsu, Toshiko. (2016). Sufisme, Samudra Marifat Ibn Arabi. Jakarta: Mizan.
  10. Kit, Wong Kiew. (2004). The Complete Book of Zen. Jakarta: Gramedia Pustaka.
  11. Kusrini, dkk. (2022). Dialektika Estetika Foto pada Buku Fotografi “Flores Vitae” karya Nico Dharmajungen. Jurnal Panggung, Vol. 32 (2), hlm. 154-166
  12. Rusli, Edial. (2016). Imaji ke Imaji Visual Fotografi. Jurnal Rekam: 12 (2), 91-105
  13. Sandika, I. Ketut. (2019). Tantra Ilmu Kuno Nusantara. Tangerang: Javanika.
  14. Sumayku, Reynold. (2016). Pada Suatu Foto: Cerita dan Filosofi dalam Fotografi. Bandung: Kaifa Publishing.
  15. Wisetrotomo, S. dan Pramastuti, P.R. (2022). Drama Politik dalam Ingatan dan Visualisasi Seorang Pelukis: Kajian Kritis Terhadap Trilogi Lukisan Karya Djokopekik. Jurnal Panggung, Vol. 32 (2), 256-266